31 C
Kudus
Sabtu, Juli 4, 2020
Beranda Business Sempat Diremehkan, Budi...

Sempat Diremehkan, Budi Daya Jamur Tiram Ali Mustofa Kini Siap Ekspor ke China dan Korea

BETANEWS.ID, PATI – Serbuk kayu bercampur kapur bertaburan di sekitar tempat budi daya jamur tiram milik Ali Mustofa (36) di Desa Ngembes, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jumat (15/5/2020). Beberapa orang terlihat memasukkan limbah kayu tersebut ke sebuah plastik dengan ukuran tertentu. Setelah itu, plastik-plastik tersebut kemudian dikasih bibit jamur dan ditata dalam sebuah rak yang telah disiapkan.

Pria yang mulai budi daya jamur tiram sejak 12 tahun lalu itu mengatakan, ketertarikannya muncul ketika masih kuliah di Unissula mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di daerah Ungaran. Di sana, ia berjumpa dengan berbagai petani jamur tiram yang akhirnya menjadi jalannya untuk berbisnis.

Pembudidaya jamur tiram ALi MUsthofa. Foto: Titis Widjayanti.

“Awalnya bisa dibilang sering diremehkan orang. Bahkan dari keluarga besar sendiri juga. Sampai keluarga besar bahasanya ‘keweleh’ buat negur saya. Kenapa milih ‘utek-utek’ jamur. Tapi memang saya tipe yang tidak pantang menyerah,” kata Ali.

Baca juga: Harga Sentuh Rp 5 juta per Ekor, Suyatno Bagikan Tips Sukses Ternak Ayam Kalkun

Dari pandangan sebelah mata itulah, Ali kemudian bertekad untuk membangun bisnis jamur tiram hingga kini menjadi sebuah perusahaan yang cukup besar dan menjanjikan bernama CV Agro Muria. Sekarang ini, dia sudah memiliki mitra petani jamur tiram sebanyak 100 orang lebih di Karesidenan Pati.

“Tadinya, ketersediaan jamur di pasaran tidak stabil. Jadi saya memutuskan untuk membangun pasar sendiri dengan mengajak orang lain untuk bertani jamur,” beber Ali.

Dalam model kemitraan ini, pihaknya terus membuka peluang kepada petani untuk menjalin kerja sama. Teknisnya, Ali menyediakan bibit jamur dan hasilnya akan ditampung. Petani pemula juga tidak perlu takut bermitra dengannya. Sebab, mereka akan mendapatkan pembinaan dari pembuatan kandang, perawatan, hingga hasil akhir yang akan ditampung.

“Sekarang ini, setiap minggu saya mengirim 15 ribu baglog bibit jamur tiram kepada para petani yang tergabung dalam paguyuban. Jumlah tersebut bisa bertambah jika ada permintaan tambahan atau anggota baru,” beber Ali.

Baca juga: Perawatan Mudah dan Makin Diminati, Ida Rintis Wisata Edukasi Kaktus

Dengan produksi tersebut, ia kini mulai menjajal pasar luar negeri, dengan menyediakan tepung jamur tiram. Beberapa negara yang sudah siap menerima produk jamur adalah Korea dan China. Menurutnya, jamur tiram mengandung berbagai zat penting dalam tubuh, seperti obat pencegah kanker.

“Akhirnya ada jalan dan sudah siap semua, mulai dari administrasi, mitra dan konsumen untuk ekspor. Hanya saja, yang seharusnya tahun ini sudah jalan, sedikit terkendala karena ada Covid-19. Tapi semua sudah beres. Tinggal jalan dan kirim saja,” pungkas Ali.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

24,655FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,306PengikutMengikuti
12,711PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Dibuka Kembali, Wisata Ternadi yang Suguhkan Indahnya Alam Muria Ramai Pengunjung

BETANEWS.ID, KUDUS – Keindahan lereng Penggunungan Muria langsung menyergap indra penglihatan saat tiba di Destinasi Wisata Ternadi, Sabtu (27/6/2020). Cuaca yang cerah...

Industri Furniture di Semarang Ini jadi Langganan Artis Hollywood

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tiba-tiba menghentikan sepedanya ketika melintas di depan bangunan tua bergaya Eropa di Jalan Raya...

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Kelas 3 Dapat Subsidi Rp 16.500

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang yang hendak masuk ke kantor BPJS Kesehatan Kudus tampak diarahkan untuk cek suhu badan dan cuci tangan...

Segar di Mulut Aman di Perut, Es Mie Telur Jelly di Kedai Azzam Diburu Pembeli

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi Jalan Tambak Lulang, Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kudus tampak bangunan bercat merah jambu. Di dalam bangunan terlihat...

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kampus UMK Diliburkan Sepekan

BETANEWS.ID, KUDUS - Universitas Muria Kudus (UMK) akan meliburkan sementara aktivitas di kampus menyusul adanya satu pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Mantan Anggota DPRD Kudus Meninggal di Depan ATM

BETANEWS.ID, KUDUS - Mantan Anggota DPRD Kabupaten Kudus , Ngatmin Ali Manda meninggal mendadak di depan ATM BNI dekat Kantor Perusahaan Daerah...

Sempat Stop Setahun, Pedangdut Ayu Vaganza Kembali Konsumsi Narkoba Karena Sepi Job

BETANEWS.ID, KUDUS - Pedangdut Ayu Vaganza (23) ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Kudus, Selasa (30/6/2020). Perempuan yang memiliki nama asli...