Sambut New Normal, Perusahaan di Kudus Perketat Protokol Kesehatan

BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah perusahaan di Kudus bersiap untuk menyambut new normal atau kenormalan baru yang akan diberlakukan pemerintah pusat mulai 1 Juni mendatang. Berbagai langkah telah dilakukan, di antaranya dengan memperketat protokol kesehatan.

Untuk melihat kesiapan perusahaan, Plt Bupati Kudus, HM Hartopo telah mengecek dan memastikan protokol kesehatan Covid-19 dilaksanakan di berbagai perusahaan yang ada di Kudus.

Hartopo mengungkapkan, dirinya mengaku telah mengunjungi PT Djarum dan PT Pura Barutama. Hasilnya, protokol kesehatan sudah sesuai dengan arahan pemerintah.

-Advertisement-

Baca juga : Ganjar: New Normal Belum Bisa Diterapkan Dalam Waktu Dekat

“Saya sudah mengunjungi PT Djarum dan PT Pura, sekalian silaturahim. Mereka sudah menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya Jumat (29/5/2020).

Hartopo menjelaskan, protokol kesehatan yang dilakukan di antaranya mengatur jarak antar pekerja. Ia mencontohkan, di PT Pura Barutama sudah mengatur jarak antarpekerjanya dengan membuat sekat-sekat.

Selain itu di perusahaan rokok, produksi Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Kretek Tangan (SKT) juga sudah melakukan hal serupa.

“Di pabrik rokok juga sama. Djarum, Nojorono, Sukun sudah melaksanakannya. Terutama di brak-brak (produksi SKT, red) jarak sudah diatur,” jelasnya.

Selain pengaturan jarak, lanjut Hartopo, perusahaan harus menyiapkan tempat mencuci tangan dan protokol kesehatan lainnya. Terutama karyawan harus mengenakan masker.

Selain persiapan new normal di perusahaan dan tempat kerja, pihaknya juga mempersiapkan posko terpadu di tempat-tempat umum.

Baca juga : Hartopo Sebut Kepatuhan Protokol Covid-19 di Desa Lebih Rendah Ketimbang di Kota

Hartopo menjelaskan, untuk percontohan, posko terpadu sudah dibangun di Pasar Kliwon, Pasar Bitingan, Swalayan Ada, Kudus Extension Mall Hypermart dan Mall Ramayana. Posko terpadu tersebut akan dijaga petugas Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP.

“Petugas yang berjaga akan memastikan protokol kesehatan dilakukan dengan baik. Jika ada pembeli dan pengelola tidak mengenakan masker atau dilepas, maka petugas akan bertindak,” jelasnya.

Selanjutnya, Hartopo juga meminta camat dan kepala desa untuk menggencarkan sosialisasi new normal kepada masyarakat. Menurutnya, new normal yakni cara terbaik bersahabat dengan Covid-19. Karena hingga saat ini vaksin dari virus tersebut belum ditemukan.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER