BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah orang terlihat sedang berjaga di Pos Jogo Tonggo RW 03, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Mereka tak lain adalah Satgas Jogo Tonggo yang hendak melakukan pengecekan tempat-tempat kerumunan. Satu di antaranya yakni Ragil Purwanto (60), Ketua Satgas di RW tersebut.
Setelah memberi arahan kepada bidang keamanan, dirinya berbagi penjelasan kepada betanews.id tentang Satgas Jogo Tonggo di sana. Menurutnya, satgas tersebut sebenarnya lebih mengutamankan lumbung pangan. Dalam kondisi perekonomian seperti saat ini, hal yang perlu diutamakan adalah memastikan warga masih aman dari segi pangan.

“Kami dari Satgas Jogo Tonggo akan melakukan penggalangan bantuan, jadi warga yang mampu biar menyumbang. Kemudian hasil bantuan tersebut kita serahkan ke lumbung pangan di desa. Jika ada warga yang membutuhkan, kita mengajukan ke desa, agar disiapkan,” jelas Ketua RW 03 itu, Sabtu (9/5/2020).
Baca juga : Desa Menawan Kudus Terapkan Program Jogo Tonggo
Selanjutnya, satgas di setiap RW akan menyalurkan bantuan langsung kepada warga yang membutuhkan. Satgas Jogo Tonggo juga melibatkan ketua RT. Di RW 03 sendiri ada 6 RT, dan setiap RT mengirim enam orang untuk menjadi anggota.
“Dengan melibatkan RT, kami bisa tahu warga yang membutuhkan. Jadi bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran. Selain itu, untuk melakukan pemantauan warga, peran RT juga sangat diperlukan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Desa Menawan, Tri Lestari menambahkan, dalam Program Jogo Tonggo terdapat empat bidang yang memiliki peran dan fungsi berbeda. Antara lain, bidang kesehatan, bidang ekonomi, bidang sosial dan bidang hiburan.
Pada bidang ekonomi akan didorong untuk fokus pada Lumbung Pangan. “Lumbung Pangan kita galang dari donatur dalam maupun luar desa. Hasilnya akan kita berikan kepada warga terdampak Covid-19,” tambah perempuan yang akrab disapa Ririn itu.
Baca juga : Pemkab Kudus Bakal Siapkan Dapur Umum di Setiap Kecamatan
Menurutnya, sebelum dibentuk Program Jogo Tonggo, warga Desa Menawan memang sudah kompak dalam melawan Covid-19. Mulai dari pemerintah desa hingga tingkat RT, semua terlibat. Sehingga dalam melaksanakan Program Jogo Tonggo di enam RW berjalan lancar.
“Memang sebelumnya sudah ada sistem seperti ini. Perangkat desa, RW hingga RT sudah kompak melakukan upaya pencegahan Covid-19. Tetapi setelah mencanangkan Program Jogo Tonggo jadi lebih terorganisir,” pungkasnya.
Editor : Kholistiono

