31 C
Kudus
Sabtu, November 28, 2020
Beranda Gaya Hidup Cuma Rp 35...

Cuma Rp 35 Ribu, Flat Shoes Paling Diburu di Toko BSO

BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan pasang sepatu dan sandal tampak tersusun rapi di rak sebuah toko yang berada di dekat rambu lalu lintas Jalan Kampus UMK, Desa Dersalam, Kecamatan Bae Kabupaten Kudus. Di atas tumpukan sandal maupun sepatu itu terlihat banner yang tergantung yang menunjukkan tulisan harga, mulai dari Rp 10 ribu.

Toko yang baru saja dibuka pada 8 Mei 2020 itu, adalah Bintang Sepatu Obral (BSO). Toko ini menjual aneka sandal dan sepatu dengan harga yang murah. Yakni mulai dari harga Rp 10 ribu.

Baca juga : Manjakan Konsumen, Mubarok Shoes Berikan Diskon Jelang Lebaran

Slamet Anggarista (20), karyawan Toko BSO menuturkan, jika di tempatnya itu pihaknya memberikan potongan harga lumayan banyak. Pemuda asli dari Pulau Madura itu mengatakan, jika harga tersebut bukan karena promo menjelang Lebaran, tetapi harga tetap dari awal toko dibuka.

“Beberapa produk kami obral, baik sandal sampai sepatu, khususnya yang stok lama. Istilahnya cuci gudang. Kalau produk yang masih baru dan bahan bagus juga harganya menyesuaikan. Bisa sampai Rp 225 ribuan. Tapi semua produk kami ada potongan harga,” papar Slamet, Selasa (12/5/2020).

Slamet mengatakan, jika pada grand opening beberapa hari lalu, pihaknya mematok harga dari Rp 10 ribu sampai dengan Rp 15 ribu saja. Ia bercerita jika sampai 75 pasang sepatu dan sandal ludes sewaktu acara tersebut. Sementara itu hingga hari ini, pengunjung mulai ramai mengunjungi toko mereka. Bahkan untuk empat hari saja, Slamet mengatakan rata-rata ada sekitar 35 pasang sandal dan sepatu yang selalu laku tiap harinya.

Baca juga : Mau Berburu Sneakers Murah Tapi Ori? Toko Nix.id Tempatnya

“Kalau yang dijual beragam. Harganya juga menyesuaikan model dan bahan.Tapi sejauh ini yang paling laris justru sepatu ballet atau flat shoes. Karena bahannya bagus, dan harganya juga terjangkau. Cuma Rp 35 ribu saja,” kata dia.

Sambil memperlihatkan berbagai model sepatu, Slamet mengatakan jika produk BSO diambil dari pabrikan dan handmade dari Bandung dan Yogyakarta. Oleh karena itu, harganya pun lebih murah. Hingga saat ini, BSO sudah membuka hingga 15 cabang di beberapa kota. Antara lain Pati, Kudus, Jepara, Purwodadi dan Salatiga.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

27,184FansSuka
13,973PengikutMengikuti
4,307PengikutMengikuti
23,029PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Setiap Hari Ratusan Orang Menikmati Sedapnya Nasi Gandul Pak Harjo yang Legendaris

BETANEWS.ID, PATI - Di tepi Jalan Diponegoro, Desa Puri, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, terlihat sebuah warung makan yang ramai  pengunjung. Beberapa orang...

Milad Muhammadiyah, Hartopo : ‘Teruslah Konsisten Memberi Solusi untuk Negeri’

BETANEWS.ID, KUDUS - Plt Bupati Kudus HM Hartopo menghadiri Resepsi Milad Muhammadiyah ke-108 di Auditorium Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Sabtu (21/11/2020). Dalam...

Mie Ayam Goreng Buah Naga, Kuliner Enak yang Murah dan Menyehatkan

BETANEWS.ID, KUDUS - Di sebuah kedai yang berada di komplek kuliner JJS depan Universitas Muria Kudus tampak sepasang suami istri sedang sibuk....

UMK Eks Karesidenan Pati, Rembang Terendah Kudus Tertinggi

BETANEWS.ID, MAGELANG - Upah Minimum Kabupaten (UMK) di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020. Kenaikannya bervariasi mulai dari...

Tolak Gaji Rp 25 Juta Per Bulan di Jepang, Safuan Pilih Rintis Usaha Produksi Pupuk Organik

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa pria tampak sedang sibuk di sebuah pekarangan di Dukuh Bonajar RT 2 RW 6, Desa Puyoh, Kecamatan Dawe,...

IAIN Salatiga Ciptakan Aplikasi Belajar Daring yang Diklaim Ungguli Google Clasroom

BETANEWS.ID, SALATIGA – Seorang pria terlihat sedang sibuk mengoperasikan komputer di sebuah ruang Gedung Rektorat IAIN Salatiga, Senin (12/10/2020). Tangannya tampak cekatan...

Angkat Kearifan Lokal Desa Tawangrejo Melalui Ragam Motif Batik Tawung Sari

BETANEWS.ID, PATI - Di sebuah rumah yang berada di Desa Tawangrejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati terlihat beberapa orang sedang membuat kain batik....