31 C
Kudus
Selasa, Desember 6, 2022
BerandaJATENGAwalnya Banyak yang...

Awalnya Banyak yang Protes Diberlakukan PSBB, Kini Kota Tegal Nol Positif Covid-19

BETANEWS.ID, TEGAL – Di hadapan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Wali Kota Tegal M Jumadi menyampaikan, jika penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tegal ternyata efektif membuat perubahan besar di kota itu. Saat ini, tidak ada seorangpun yang positif Covid-19 di kota tersebut.

“Dari satu orang yang positif Covid-19, saat ini sudah sembuh sehingga Kota Tegal saat ini nol kasus positif. Untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), grafiknya juga terus melandai,” ujar Jumadi, Kamis (7/5/2020).

Katanya, PSBB telah membuat masyarakat Kota Tegal menjadi disiplin. Meski awal penerapan banyak protes dan pelanggaran, namun saat ini masyarakat sudah patuh dan melaksanakan dengan baik aturan yang berlaku.

- Ads Banner -

Baca juga : Kota Tegal Tetapkan PSBB, Ganjar Instruksikan Pemkot Segera Beraksi

“Awalnya banyak pelanggaran dilakukan masyarakat, baik yang tidak pakai masker, berkerumun dan lainnya masih tinggi. Namun di minggu kedua PSBB, jumlahnya terus menurun dan masyarakat semakin tertib,” tegasnya.

Meski cukup berdampak dan memberikan perubahan, namun penerapan PSBB di Kota Tegal, kata Jumadi masih mengalami banyak kendala. Selain masih ada masyarakat yang belum patuh, ada pemudik dari zona merah yang terus berdatangan.

“Selain itu, aktivitas keagamaan di tempat ibadah di beberapa titik masih berjalan. Kami akan terus berupaya agar penerapan PSBB ini bisa optimal,” tutupnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengapresiasi capaian dari penerapan PSBB di Kota Tegal. Ia berharap, capaian itu bisa tetap dijaga dengan baik.

“Hari ini Kota Tegal yang positif Covid nol, jadi sebenarnya Kota Tegal bisa disebut kembali hijau. Memang awalnya banyak orang protes dan marah-marah, tapi sekarang kita mendapat hasil yang bagus,” ucapnya.

Baca juga : Semarang Zona Merah, Walikota Diminta Tak Ragu Terapkan PSBB

Meski begitu, Pemkot Tegal tidak boleh berpuas diri. Sebab menurutnya, pandemi ini belum selesai, sehingga semua harus menjaga agar yang hijau ini tetap bertahan dan ekonomi bisa kembali bergerak

Sebelum memutuskan untuk melakukan relaksasi, Ganjar wanti-wanti betul kepada Pemkot Tegal untuk benar-benar memberlakukan protokol kesehatan. Jarak diatur, wajib pakai masker dan kalau melanggar harus ditindak secara hukum.

“Saya juga ingatkan, Kota Tegal ini kiri kanannya dekat dengan daerah yang masih merah seperti Brebes, Kabupaten Tegal dan Pemalang. Dikhawatirkan ada interaksi antara masyarakat, sehingga ini harus dijaga dengan baik. Saya minta pada warga Tegal, tolong kalau tidak penting jangan keluar rumah, kalau terpaksa harus pakai masker dan tetap jaga jarak,” tegasnya.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler