31 C
Kudus
Selasa, November 29, 2022
BerandaDAERAH18 Warga Karanganyar...

18 Warga Karanganyar Demak Dicoret dari Penerima Bantuan Kemensos

BETANEWS.ID, DEMAK – Kantor Pos Indonesia Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak tampak ramai, Jumat (15/5/2020). Dua orang petugas terlihat melayani warga yang datang untuk mengambil Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial.

Satu di antara petugas tersebut adalah Supono (63). Pria yang menjabat Kepala Pos Indonesia Kecamatan Karanganyar itu menjelaskan, saat ini pihaknya menyalurkan bantuan tersebut kepada 1.185 warga di Kecamatan Karanganyar.

“Jika dari data yang masuk, sebelumnya ada 1.203 warga. Tetapi karena ada yang mendapat dobel bantuan, kemudian ada 18 warga yang dicoret. Jadi totalnya menjadi 1.185. Untuk detailnya, saya kurang paham dobel dalam bantuan jenis apa, karena saya cuma menyalurkan bantuan,” terangnya.

- Ads Banner -

Supono melanjutkan, penyaluran bantuan dilakukan selama lima hari mulai Rabu hingga Minggu pada pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Untuk menghindari kerumunan, pihaknya sudah membuat jadwal pengambilan 17 desa di kecamatan tersebut.

Baca juga: 1.069 Warga Kudus Terima Bantuan Rp 600 Ribu dari Kemensos

Untuk Rabu, Desa Bandungrejo mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, Desa Cangkring pukul 09.00 hingga 14.00 WIB, Desa Cangkring Rembang pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Sedangkan hari Kamis, Desa Jatirejo mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, Desa Karanganyar pukul 12.00 hingga 16.00 WIB, Desa Kedungwaru Kidul pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, Desa Kedungwaru Lor pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, Desa Kotakan pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

“Hari Jumat, Desa Ketanjung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, Desa Ngaluran pukul 12.00 hingga 14.00 WIB, Desa Ngemplik Wetan pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Hari Sabtu, Desa Tugu Lor mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, Desa Tuang pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, Desa Undaan Kidul pukul 12.00 hingga 14.00 WIB. Desa Undaan Lor pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Hari minggu Desa Wonoketingal dan Desa Wonorejo pukul 08.00 hingga 14.00 WIB,” rincinya.

Baca juga: Ganjar Kirim Sembako untuk Warga Jateng di Jabodetabek yang Tidak Mudik

Sementara itu, Kaur Kesra Desa Ngemplik Wetan Zuri (52) mengatakan, dia sedang mendampingi warganya yang pada hari itu sedang mendapat giliran jadwal pengambilan BST. Selain itu, desanya juga tidak ada warga yang dicoret dari penerima bantuan.

“Sementara ini, desa kami belum ada yang dicoret. Ini ada 173 warga yang ambil melalui Kantor Pos, kami salurkan sesuai data yang ada. Selain itu juga tidak ada stiker atau pengecatan tanda warga miskin di desa kami,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler