31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Tenaga Medis Diwajibkan Pakai APD saat Tangai Pasien Atau Tidak

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengeluarkan kebijakan agar seluruh tenaga medis untuk menggunakan alat pelindung diri (APD). Hal itu untuk menekan angka tenaga medis yang terpapar Covid-19.

“Seluruh tenaga kesehatan, baik yang menangani Covid-19 maupun tidak, semua harus pakai APD. Tentu sesuai tingkat kasus yang ditangani. Karena tidak tahu apakah pasien itu positif atau tidak,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Selasa (21/4/2020).

Katanya, sejauh ini, stok APD untuk tenaga medis di Jawa Tengah masih cukup untuk kebutuhan tenaga medis.

-Advertisement-

Baca juga : Gunakan APD Lengkap, Petugas Skrining Ratusan Wali Santri di Pintu Masuk Desa Bermi

“SOP-nya, seluruh tenaga kesehatan terapkan pengendalian infeksi. Saat ini, APD sudah cukup untuk tenaga medis dimanapun bekerja, tetap dilakukan pengendalian infeksi diri,” imbuhnya.

Yulianto juga menyampaikan, puluhan tenaga medis yang terpapar Virus Corona masih menjalani isolasi di Hotel Kesambi Hijau Semarang. “Kondisinya baik. Memang ada salah satu yang sakit, tapi bukan karena Covid-19 dan sudah ditangani, saat ini kondisinya baik. Ada beberapa yang isolasi mandiri di rumah,” tutur dia.

Baca juga : Kisah Bocah di Semarang, Sumbangkan Tabungan Hasil Jualan Stiker untuk Tenaga Medis

Menurutnya, masyarakat boleh memberikan dukungan dan bantuan kepada para tenaga medis tersebut. Bantuan dan dukungan bisa disalurkan lewat gugus tugas atau langsung ke pengelola karantina

“Bisa lewat gugus tugas atau langsung ke pengelola karantina. Dicatat, dan akan dilaporkan secara resmi,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER