BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan terima kasihnya kepada warga yang mengurungkan niatnya untuk mudik. Dia menyatakan akan menjamin kebutuhan dasar mereka selama di rantau. Bantuan itu akan didistribusikan pekan depan.
“Pengorbanan mereka (tidak mudik) harus dihargai. Kami akan urus mereka, setidaknya untuk kebutuhan dasarnya,” ujar Ganjar, Jumat (10/3/2020).
Realisasi pemberian bantuan terhadap warga Jawa Tengah di luar daerah telah diputuskan untuk didistribusikan pekan depan. Keputusan itu diambil setelah melakukan rapat bersama para menteri pada Kamis (9/4/2020). Dia berjanji akan mencukupi kebutuhan para perantau.
Ganjar mengatakan, berdasarkan data terkini jumlah pemudik di Jawa Tengah menurun sangat signifikan. Tercatat, jumlah pemudik yang masuk Jawa Tengah hanya 6.361 pemudik pada 6 April. Sedangkan pada 7 April hanya 4.636 pemudik.
Baca juga: Teruntuk Perantau, Ganjar : ‘Tolong Jangan Mudik Dulu’
“Alhamdulillah jumlah pemudik berangsur-angsur menurun. Saya sangat berterima kasih kepada warga Jawa Tengah yang tetap bertahan di perantauan,” katanya.
Data dua hari terakhir yang tercatat pada bulan ini memang menurun cukup signifikan jika dibanding pada awal bulan. Pada 1 April jumlah pemudik mencapai 20.005 orang. Pada hari berikutnya ada 15.919 pemudik, pada 3 April kembali terjadi lonjakan dengan masuknya 87.378 pemudik, pada 4 April turun menjadi 26.919, dan 5 April sebanyak 38.098.
Baca juga: Ganjar Minta Jakarta Segera Diisolasi, ‘Kami Siap Openi Warga Jateng di Sana’
“Kalau dilihat dari data memang persentasenya terus menurun. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih karena mereka menaati ketentuan untuk tidak mudik. Ada banyak yang menyampaikan pada saya untuk bertahan dengan berbagai alasan,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, para pekerja yang ada di kota-kota besar antara lain di wilayah Jabodetabek, Jabar, Jatim, dan Bali diminta untuk tidak mudik. Ganjar meminta mereka untuk menetap di lokasi masing-masing.
Baca juga: Warga Jateng Dijatah Rp 200 Ribu per Bulan Selama Wabah Corona
“Saya sarankan untuk warga Jateng yang sedang bekerja untuk tidak mudik. Saya doakan anda semua sehat, tapi kalau tidak sehat dan terjangkit virus corona, maka anda bisa menularkan kepada keluarga tercinta di rumah, kan kasihan,” kata Ganjar beberapa waktu lalu.
Ganjar mengatakan, dari hasil tracking yang dilakukan terhadap pasien yang positif corona di Jateng, ditemukan beberapa tertular dari daerah lain. Misalnya yang meninggal di Solo, itu terjangkit usai mengikuti acara seminar di Bogor.
Editor: Suwoko

