31 C
Kudus
Kamis, Mei 28, 2020
Beranda Jateng Ganjar Minta Jakarta...

Ganjar Minta Jakarta Segera Diisolasi, ‘Kami Siap Openi Warga Jateng di Sana’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta wilayah zona merah, khususnya Jabodetabek segera diisolasi. Usulan tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19 ke wilayah lain, termasuk Jateng. Dirinya siap ngopeni warganya yang berada di sana, jika wilayah-wilayah tersebut diisolasi.

Dia menjelaskan, ngopeni warganya di wilayah Jabodetabek yang dimaksud, yakni memberikan jaminan makanan, biaya kesehatan dan jaminan sosial. Kebijakan itu ditempuh karena pihaknya menyadari sebagai tanggung jawab Pemprov Jateng.

Baca juga: Teruntuk Perantau, Ganjar : ‘Tolong Jangan Mudik Dulu’

“Sudahlah, demi kesehatan kita kunci (isolasi wilayah). Yuk kita iuran jika itu memberatkan. Jika warga tidak mudik maka masing-masing provinsi harus mau ngopeni warganya,” ujar Ganjar, Minggu (23/3/2020).

Ganjar mengungkapkan, saat ini lebih dari 100 ribu warga Jateng telah pulang kampung. Mereka paling banyak pulang dari wilayah Jabodetabek. Padahal wilayah-wilayah tersebut telah ditetapkan sebagai zona merah kasus penyebaran Covid-19.

Baca juga: Jokowi ke Gubernur: Tirulah Jateng, Anggarkan Warga Terdampak Corona!

“Mereka ada yang pulang ke Wonogiri, Jepara, Purbalingga dan Jepara. Dengan melihat ini kami usulkan agar wilayah-wilayah zona merah tadi diisolasi. Tapi kami mengerti risikonya bagaimana, ya harus dikelola,” tuturnya.

Untuk mengatasi penyebaran virus corona di Jateng, Ganjar menyebut telah menganggarkan dana sebesar Rp 1,4 triliun. Anggaran yang disiapkan tersebut sebagai dana Pandemic Respon. Kalkulasi angka itu rencananya akan digunakan untuk jaring pengaman sosial dan ekonomi, termasuk menjamin kehidupan warga jateng yang “terjebak” di wilayah zona merah.

Baca juga: 1,8 Juta Warga Jateng Akan Terima BLT, Anggaran Rp 1,4 T Sudah Disiapkan

Dalam waktu dekat, katanya, Pemerintah Pusat akan membuat aturan terkait isolasi wilayah. Aturan itu sebagai landasan kebijakan pemerintah daerah dalam mengambil keputusan penanganan Covid-19.

“Ya kita (pemerintah daerah) harus bijak menggunakan kewenangan. Kalau ada kebijakan harus lapor ke pusat. Kami terus berkomunikasi intens dengan Pemerintah Pusat, termasuk penyelamatan aspek sosial dan ekonomi,” tegasnya.

Editor: Suwoko

Tinggalkan Balasan

23,592FansSuka
13,351PengikutMengikuti
4,305PengikutMengikuti
12,024PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Penjualan Mobil di Bursa Mobil Bekas Kudus Turun Drastis

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi selatan Jalan Dewi Sartika, Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kudus tampak ratusan mobil berjejer rapi. Mobil dengan berbagai...

Kisah Mas’ud, Tukang Pijat yang Sukses Jadi Kades Ploso

BETANEWS.ID, KUDUS - Balai Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, siang itu tampak ramai. Beberapa orang terlihat berbincang-bincang di kursi-kursi yang ditempatkan...

Tak Ingin Berpangku Tangan, Pria Difabel Ini Rintis Usaha Pembuatan Jok

BETANEWS.ID, KUDUS – Di Dukuh Sunten RT 06 RW 05, Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, tampak sebuah bangunan beratap asbes. Di...

Sempat Diremehkan, Budi Daya Jamur Tiram Ali Mustofa Kini Siap Ekspor ke China dan Korea

BETANEWS.ID, PATI - Serbuk kayu bercampur kapur bertaburan di sekitar tempat budi daya jamur tiram milik Ali Mustofa (36) di Desa Ngembes,...

Lahir di Keluarga Sederhana, Haryanto Kecil Harus Cari Rumput untuk Ditukar dengan Nasi

BETANEWS.ID, KUDUS – Di pojok garasi Perusahaan Otobus (PO) Haryanto yang berada di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tampak sebuah...

Ganjar: New Normal Belum Bisa Diterapkan Dalam Waktu Dekat

BETANEWS.ID, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyatakan new normal atau kenormalan baru belum bisa diterapkan dalam waktu dekat. Syarat...

Kayla, Model Cilik Asal Kudus Go Internasional

BETANEWS.ID, KUDUS – Kawasan Perumahan Muria Indah II, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, tampak cukup lengang siang itu. Tak terkecuali rumah warna hijau,...