Peduli Covid-19, di Warung Ma’e Tom’s Mejobo Bisa Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya

BETANEWS.ID, KUDUS – Jajaran warung di area sebuah food court kiri jalan dari timur perempatan traffic light Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, sore itu masih tampak sepi pengunjung. Pada hari ke dua Ramadan ini, beberapa warung sudah tampak buka untuk mempersiapkan sajian untuk berbuka.

Pemandangan berbeda terletak di salah satu warung dengan banner besar yang terpasang di pinggir jalan masuk. Ialah warung Ma’e Tom’s, warung paling depan di pojok kanan lokasi food court itu memberikan fasilitas makan sepuasnya dengan membayar seikhlasnya.

Informasi itu tak hanya terlihat di banner, akan tetapi terlihat pula di kotak kaca yang di pasang di depan warung. Setelah di dekati, terlihat dua orang perempuan berjilbab yang lengkap memakai masker sedang menunggu warung tersebut. Mereka adalah karyawan warung yang sudah sejak awal buka, menjadi pramusaji sekaligus juru masak. Salah satu dari mereka mengatakan jika fasilitas makan sepuasnya dengan bayar seikhlasnya tersebut baru saja dibuka mulai Kamis, (23/4/2020).

-Advertisement-

Baca juga : Kelurahan Wergu Kulon Terapkan Program Si Kaya Bantu Si Miskin

“Kalau warungnya sudah empat tahun berdiri. Tapi kalau program ini baru kemarin mulainya. Terus kemarin hari pertama puasa tutup, dan ini baru buka lagi,” papar Julaikah (45), Sabtu (25/4/2020).

Meskipun terpampang besar dan di pasang di pinggir jalan, Julaikah mengatakan, jika informasi tersebut belum banyak warga sekitar yang mengetahui. Faktanya bisa dilihat dari pengunjung yang datang justru kebanyakan dari orang-orang yang lewat. Bukan dari warga sekitar. Padahal, ia menambahkan bahwa fasilitas tersebut memang sengaja diberikan untuk memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak kondisi Covid-19 dan tidak bisa makan. Khususnya, warga sekitar.

“Kalau ini program dari beberapa pihak. Meskipun memang warungnya milik perseorangan. Tapi karena kondisi wabah yang membuat banyak orang kesusahan, terutama tidak bisa makan. Makanya dibuat program semacam ini. Ya semoga bisa membantu sesama,” kata perempuan asli Kudus tersebut.

Hal tersebut juga diperjelas oleh pemilik warung, Achadun (37) yang juga menjabat sebagai Bendahara MWCNU Mejobo, Kudus. Ia mengatakan, jika program ini dibuat bersama atas support dari MWCNU Mejobo terkait dampak dari Covid-19. Di mana nantinya akan dijalankan selama kurang lebih 3 bulan ke depan untuk memberikan bantuan makanan bagi warga yang terdampak wabah.

Ia mengatakan, bahwa makanan adalah kebutuhan pokok, oleh karena itu mereka menyasar kepada orang-orang yang sudah tidak punya pendapatan atau kesulitan ekonomi untuk tetap bisa makan.

Baca juga : Tak Lagi Jualan, Kartini Kini Hanya Andalkan Belas Kasih para Dermawan

“Sebenarnya ini program bersama dengan MWCNU Mejobo. Memang menjadi rangkaian penanganan Covid-19. Karena dari awal kami memang mempelopori penanganan di daerah Mejobo. Mulai dari penyemprotan desinfektan ke sekolah-sekolah, membagikan masker, lalu ini warung seikhlasnya. Kebetulan tempatnya di warung saya,” papar dia melalui telepon, Senin (27/4/2020).

Ia mengatakan jika setiap hari warung Ma’e Tom’s akan terus buka dengan persediaan 200 sampai dengan 300 porsi per hari. Untuk waktu bukanya, dikarenakan bulan puasa maka mulai pukul 15.30 WIB sampai dengan makanan habis.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER