25 C
Kudus
Sabtu, Februari 29, 2020
Beranda UMKM Saking Larisnya, Solikhin...

Saking Larisnya, Solikhin Tak Bisa Menyetok Kasur di Tokonya

SEPUTARKUDUS.COM, SINGOCANDI – Di tepi barat Jalan KH Muhammad Arwani Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kudus, tepatnya di sebelah barat SMP 4 Kudus, tampak sebuah rumah. Di bagian depan rumah tersebut dijadikan toko untuk menjual kasur, bantal dan guling. Tempat tersebut yakni UD barokah. Saking banyaknya pesanan di toko tersebut, pemilik toko yang sekaligus produsen itu tak pernah ada memiliki stok kasur.

Sholikin, produsen kasur dan bantal berbahan kapuk di Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kudus
Sholikin, produsen kasur dan bantal berbahan kapuk di Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kudus. Foto: Rabu Sipan

Kepada Seputarkudus.com, Solikhin (46), selaku pemilik usaha pembuatan kasur tersebut, menuturkan, meski memiliki toko untuk menyetok kasur dan bantal yang mereka produksi, namun selama ini dia tidak pernah punya setok kasur untuk dipajang di tokonya. Hal tersebut dikarenakan banyaknya order pembuatan kasur yang dia terima.

Alhamdulillah selama ini order lancar dan selalu berdatangan. Saking banyaknya kami tidak bisa menyetok kasur untuk di pajang di toko kami. Bahkan satu kasur yang ada itu juga pesanan orang dan tinggal menunggu diambil yang pesan,” ungkap Solikhin saat ditemui di rumahnya beberapa waktu lalu.

Pria yang sudah dikaruniai dua orang anak itu mengungkapkan, selain tidak bisa menyetok kasur  dirinya juga harus pintar memberi tenggat waktu kepada para pemesan agar mereka tidak kecewa. Menurutnya, biasanya dia minta waktu pengerjaan sekitar sepekan hingga dua pekan. Namun, seandaianya kasur bisa jadi lebih cepat maka si pemesan akan dikabarinya.

Dia menuturkan, membuat kasur sesuai permintaan pelanggan. Selama ini ada beberapa macam unkuran yang dipesan yakni ukuran 1×1,9 meter yang dihargai Rp 530 ribu. Untuk ukuran 1,2×1,9 meter dibandrol Rp 650 ribu, ukuran 1,4×1,9 meter dihargai Rp 710 ribu. Sedangkan ukuran 1,6×2 meter dan 1,8×2 meter dibanderol masing-masing Rp 820 ribu dan Rp 950 ribu.

“Harga tersebut tidaklah baku, bisa lebih mahal atau juga bisa lebih murah. Karena sebenarnya harga ditentukan oleh berat kapuk yang diisikan, dengan harga kapuk Rp 27 ribu per kilogram. Khusus untuk ukuran lebar 1,6 dan 1,8 jika pemesan minta dijadikan model kupu tarung, maka si pemesan harus menambah ongkos Rp 30 ribu,” jelasnya.

Sedangkan untuk harga bantal, tuturnya, dijual mulai Rp 20 ribu per pcs hingga Rp 35ribu. Sedangkan bantal guling dijualnya Rp 35ribu sampai 55 ribu. “Dalam sebulan kami bisa menjual ratusan bantal serta guling. Sedangkan kasur kami hanya mampu mengerjakan sekitar 20 kasur saja sebulan meski pesanannya jauh lebih banyak,” ungkapnya.

Pria berkaca mata itu mengatakan, berbeda dengan kasur yang tak mampu menyetok, di tokonya tersebut masih bisa memajang beberapa bantal dan guling. Itu dikarenakan pembuatan bantal dan guling bisa lebih cepat serta istrinya juga bisa ikut mengisi kapuk untuk bantal dan guling. Sedangkan pembuatan kasur hanya dirinya saja yang mengerjakan.

Tinggalkan Balasan

20,013FansSuka
13,439PengikutMengikuti
4,320PengikutMengikuti
8,940PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Perajin Miniatur Menara Kudus Kewalahan Penuhi Permintaan Pasar

BETANEWS.ID, KUDUS - Suara mesin kompresor terdengar di sebuah rumah di Desa Bacin RT 08 RW 03, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Seorang...

300 Kontainer Briket Arang Asal Jateng Setiap Bulannya Diekspor ke Penjuru Dunia

BETANEWS.ID, SEMARANG – Dalam sebulan, tidak kurang dari 300 kontainer briket arang asal Jateng diekspor ke berbagai penjuru dunia. Di mana, untuk...

Pelajar MAN 1 Kudus Buat Plastik Bisa Dimakan, Raih Medali Emas di Malaysia

BETANEWS.ID, KUDUS - Dua remaja perempuan mengenakan jilbab berwarna putih tampak sedang membuat edible film di ruangan Labotarorium Kimia, Madrasah Aliyah Negeri...

Tak Patah Arang Kalah Bersaing, Parman Banting Setir dari Usaha Gypsun ke Ornamen Rumah

BETANEWS.ID,KUDUS - Seorang pria mengenakan kaus putih tampak membersihkan tumpukan ornamen yang ada di depan sebuah rumah. Dia yakni Suparman (60), pemilik...

Awalnya Produk Spring Bed Rusbandi Sering Ditolak Toko, Sekarang Justru Diburu Konsumen

BETANEWS.ID,KUDUS - Di sebuah halaman sebuah rumah tampak tiga pria sedang memotong dan merakit kayu untuk dibuat kasur. Satu di antaranya yakni...

Dimas, Penyandang Down Syndrome Curhat ke Ganjar Soal Potongan Rambutnya

BETANEWS.ID, SEMARANG – Didampingi ibunya, Detty Supriastuti, Dimas Adi Saputra tampak malu-malu saat bertemu orang nomor satu di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo....

Ganjar Minta Calon Jemaah Umrah yang Gagal Berangkat Akibat Kebijakan Arab Saudi Tidak Dipungut Biaya Tambahan

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta Kementerian Agama (Kemenag) Jateng gencar melakukan sosialisasi, termasuk memastikan calon jemaah umrah tidak...