31 C
Kudus
Rabu, Agustus 12, 2020
Beranda Ekonomi Pria Asal Mayong...

Pria Asal Mayong Ini Berjualan Durian di Kudus, Keuntungan Bersih Rp 2 Juta Sehari

SEPUTARKUDUS.COM, GETAS PEJATEN – Di tepi barat jalan tepatnya di depan Graha Mustika Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, kudus tampak sebuah mobil bak terbuka warna hitam yang dipenuhi buah durian. Di sisi bak mobil tersebut terlihat seorang pria tambun bertelanjang dada sedang melayani beberapa pembeli. Pria tersebut yakni Supeno (42), yang berjualan durian ditemani istrinya.

Di sela melayani pembeli, pria yang akrab disapa Peno itu sudi berbagi kisah kepada Seputarkudus.com. Dia mengungkapkan, sudah sekitar 20 tahun berjualan durian. Menurutnya, berjualan buah durian lumayan menguntungkan. Sayangnya, lanjut dia, berjualan buah dengan aroma yang menggugah selera itu tidak bisa dilakukannya setiap hari sepanjang tahun. Oleh sebab itu selain berjualan durian, dia juga merintis usaha lainnya, yakni giling padi serta pembuatan bata merah.

“Sekarang kedua usahaku itu juga masih bertahan, hasilnya juga lumayan. Meski hasilnya lumayan, setiap musim durian datang aku pasti berjualan durian dan kedua usahaku itu dikelola oleh anakku. Karena berjualan durian itu sangat laris dan menguntungkan. Dalam sehari saja aku bisa mendapatkan keuntungan bersih sekitar Rp 2 juta sehari,” ujarnya sambil mengikat durian yang mulai pecah menggunakan rafia.

Pria yang asal Mayong, Jepara, itu mengungkapkan, mulai berjualan durian di Kudus sekitar lima tahun yang lalu. Sedangkan sebelumnya, dia dan istrinya menjajakan durian di Jepara. Dia mengatakan, selama berjualan di Kudus setiap hari dirinya membawa sekitar 500 buah durian dari berbagai jenis dan ukuran, dan jumlah tersebut pasti habis dalam sehari. Bahkan saat akhir pekan penjualannya bisa lebih laris karena durian dengan jumlah yang sama bisa habis terjual setengah hari.

Dia menuturkan, durian yang dijualnya tersebut lumayan murah dibanding yang lainnya. Bahkan ada beberapa para pedagang durian di Kudus yang membeli darinya untuk dijual kembali. Kemudian Peno pun merinci harga durian yang dijualnya. Untuk buah durian jenis biasa dijualnya Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu perbuah. Durian jenis sukun dihargai Rp 50 ribu per buah serta Durian Petruk dijualnya Rp 100 ribu per buah.

“Selain murah, durian yang kami jual dijamin manis dan sudah matang serta bergaransi. Jika ada pembeli durianku dan rasanya tidak manis, atau mungkin juga kurang matang silahkan bawa kesini lagi pasti akan kami ganti dengan durian yang baru,” ungkap pria yang sudah dikaruniai empat anak tersebut.

Karir Beta Media

Kami menantang kalian untuk bergabung di Tim Beta Media. Sebagai Media baru kami butuh talenta muda yang suka tantangan.

Tinggalkan Balasan

25,166FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,303PengikutMengikuti
15,292PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

BPJS Ketenagakerjaan Kudus Targetkan 100 Ribu Pekerja Dapat Subsidi Rp 600 Ribu

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang terlihat duduk di kursi antrean yang berada di kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, (10/8/2020). Menaiki lantai dua...

Rapi dan Bergaransi, Pisau Buatan Andi Laris di Pasaran

BETANEWS.ID, KUDUS - Pagi itu Siswandi (36) terlihat sibuk dengan mesin gerinda di belakang rumahnya. Dia terlihat sedang mengkilapkan puluhan besi pisau...

Asyiknya Bersepeda Bareng Cewek-Cewek di Ceciwi Gowes

BETANEWS.ID, KUDUS - Matahari mulai condong ke Barat ketika rombongan pesepeda yang keseluruhannya beranggotakan perempuan sampai di sekitar Taman Oasis Djarum. Mereka...

Lutunna Rental, Jasa Persewaan Peralatan Bayi di Kudus yang Bikin Ibu Lebih Hemat

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa peralatan bayi terlihat tertata rapi di sebuah ruang depan rumah bercat kuning gading di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae,...

Produksi Tempe Super, Jadi Solusi Ekonomi Mantan TKI di Kala Pandemi

BETANEWS.ID, KUDUS - Seorang pria terlihat sedang sibuk dengan rendaman kedelai di belakanga rumah yang berada RT 3 RW 2 Desa Karangmalang,...

Tes SKB CPNS Kudus Akan Segera Dilaksanakan, Catat Jadwalnya!

BETANEWS.ID, KUDUS – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah mengeluarkan jadwal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)...

Ganjar Perintahkan Pendampingan Secara Intens Terhadap Santri di Pati yang Terinfeksi Covid-19

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebanyak 26 santri salah satu pondok pesantren (ponpes) di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terkonfimasi positif...