31 C
Kudus
Selasa, Maret 31, 2020
Beranda Ekonomi Pria Asal Mayong...

Pria Asal Mayong Ini Berjualan Durian di Kudus, Keuntungan Bersih Rp 2 Juta Sehari

SEPUTARKUDUS.COM, GETAS PEJATEN – Di tepi barat jalan tepatnya di depan Graha Mustika Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, kudus tampak sebuah mobil bak terbuka warna hitam yang dipenuhi buah durian. Di sisi bak mobil tersebut terlihat seorang pria tambun bertelanjang dada sedang melayani beberapa pembeli. Pria tersebut yakni Supeno (42), yang berjualan durian ditemani istrinya.

Di sela melayani pembeli, pria yang akrab disapa Peno itu sudi berbagi kisah kepada Seputarkudus.com. Dia mengungkapkan, sudah sekitar 20 tahun berjualan durian. Menurutnya, berjualan buah durian lumayan menguntungkan. Sayangnya, lanjut dia, berjualan buah dengan aroma yang menggugah selera itu tidak bisa dilakukannya setiap hari sepanjang tahun. Oleh sebab itu selain berjualan durian, dia juga merintis usaha lainnya, yakni giling padi serta pembuatan bata merah.

“Sekarang kedua usahaku itu juga masih bertahan, hasilnya juga lumayan. Meski hasilnya lumayan, setiap musim durian datang aku pasti berjualan durian dan kedua usahaku itu dikelola oleh anakku. Karena berjualan durian itu sangat laris dan menguntungkan. Dalam sehari saja aku bisa mendapatkan keuntungan bersih sekitar Rp 2 juta sehari,” ujarnya sambil mengikat durian yang mulai pecah menggunakan rafia.

Pria yang asal Mayong, Jepara, itu mengungkapkan, mulai berjualan durian di Kudus sekitar lima tahun yang lalu. Sedangkan sebelumnya, dia dan istrinya menjajakan durian di Jepara. Dia mengatakan, selama berjualan di Kudus setiap hari dirinya membawa sekitar 500 buah durian dari berbagai jenis dan ukuran, dan jumlah tersebut pasti habis dalam sehari. Bahkan saat akhir pekan penjualannya bisa lebih laris karena durian dengan jumlah yang sama bisa habis terjual setengah hari.

Dia menuturkan, durian yang dijualnya tersebut lumayan murah dibanding yang lainnya. Bahkan ada beberapa para pedagang durian di Kudus yang membeli darinya untuk dijual kembali. Kemudian Peno pun merinci harga durian yang dijualnya. Untuk buah durian jenis biasa dijualnya Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu perbuah. Durian jenis sukun dihargai Rp 50 ribu per buah serta Durian Petruk dijualnya Rp 100 ribu per buah.

“Selain murah, durian yang kami jual dijamin manis dan sudah matang serta bergaransi. Jika ada pembeli durianku dan rasanya tidak manis, atau mungkin juga kurang matang silahkan bawa kesini lagi pasti akan kami ganti dengan durian yang baru,” ungkap pria yang sudah dikaruniai empat anak tersebut.

Tinggalkan Balasan

20,596FansSuka
13,415PengikutMengikuti
4,309PengikutMengikuti
10,120PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

1,8 Juta Warga Jateng Akan Terima BLT, Anggaran Rp 1,4 T Sudah Disiapkan

BETANEWS.ID, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jateng telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,4 triliun untuk menanggulangi kasus penyebaran virus corona. Dana tersebut akan...

Polisi Kudus Datang, Kerumunan Muda-Mudi Tunggang-Langgang

BETANEWS.ID, KUDUS - Suara sirine dari mobil polisi memecah suasana malam di sekitar GOR Bung Karno Kudus, Sabtu (28/3/2020) malam. Dari pengeras...

Produksi Dupa di Kudus Terdampak Corona

BETANEWS. ID, KUDUS - Aroma dupa tercium di sebuah ruangan berukuran 4,5 x 3 meter di Desa Loram Kulon, RT 01 RW...

Peduli Pencegahan Corona, Pemdes Jepang Adakan Penyemprotan Disinfektan

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebuah mobil pick up terlihat melintas di sebuah jalan di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Terdengar suara dari...

Jokowi ke Gubernur: Tirulah Jateng, Anggarkan Warga Terdampak Corona!

BETANEWS.ID, SEMARANG - Presiden Jako Widodo memerintahkan semua kepala daerah untuk meniru langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengatasi kasus dan dampak...

Perangi Covid-19, Rumah Warga Ketitang Wetang Kembali Disemprot Disinfektan

BETANEWS.ID, PATI -Wabah Covid-19 kian membuat warga berbondong-bondong mencari langkah-langkah pencegahan awal. Tak terkecuali warga Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati...

Sembilan Jurnalis Pati yang Kontak dengan Mbah Roso Dinyatakan Negatif Covid-19

BETANEWS.ID, PATI – Sembilan wartawan di Kabupaten Pati telah menjalani rapid test, yang diadakan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati di halaman Stadion...