31 C
Kudus
Rabu, September 30, 2020
Beranda Ekonomi Setelah Ganti Merek...

Setelah Ganti Merek Gabungan Nama Anaknya, Usaha Tas Milik Ngatman Berkembang Pesat

SEPUTARKUDUS.COM, LORAM WETAN – Beberapa orang tampak sedang sibuk di dalam rumah yang berada di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kudus. Mereka tampak berbagi tugas, ada yang menjahit, ada yang menggambar pola tas serta memotongnya. Di ruangan lain terlihat tumpukan tas sesuai bentuk. Tas tersebut yakni tas merek Chosagie, yang namanya merupakan singkatan nama depan empat anak Ngatman (51), pemilik usaha pembuatan tas tersebut.

Amin Sutanto, (35) pengelola usaha, yang juga menatu Ngatman, sudi berbagi penjelasan kepada Seputarkudus.com tentang merek Chosagie. Anto, begitu dia akrab disapa, menuturkan, kata Chosagie diambil dari nama keempat anak mertuanya.

Baca juga: Tas Chosagie, Tas Sekolah Legendaris dari Loram Wetan yang Dikenal di Jateng dan Jatim

“Chosagie itu diambil dari nama kesemua anak mertuaku. Cho itu Cholik nama anak pertama mertuaku. Kemudian Sa itu dari nama istriku dan adiknya yakni Dwi Purnama Sari dan adiknya Febriana Permata Sari. Jadi Sa itu aslinya Sari. Sedangkan Gie itu dari kata Ragiel anak bungsu bapak Ngatman,” jelasnya, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Pria yang masih tinggal bersama mertuanya itu mengatakan, sebelum diberi merek Chosagie, tas produksi usaha yang dia kelola beberapa kali sudah berganti-ganti merek. Hal tersebut tak lepas dari lika-liku perjalanan merintis usaha. Selain itu juga terkadang ada sebuah kejadian yang merugikan usaha bapak dari istrinya tersebut dan terpaksa harus mengganti merk agar lebih hoki.

Dia menuturkan, bahkan sebelum diberi merek Chosagie pernah mertuanya beberapa kali ditipu orang. Tak jarang pula uang pembayaran tas dibawa lari sales yang memasarkan tas hasil produksi mertuanya. Setelah keempat anaknya, lahir kemudian Ngatman berinisiatif memberikan merek tas hasil produksinya dengan Chosagie.

“Dari cerita mertuaku, Alhamdulillah sejak diberi merk Chosagie yang merupakan berasal dari nama keempat anaknya tersebut, usaha mertuku lumayan berkembang. Selain anugrah, keempat anaknya tersebut seolah hoki bagi usaha mertuaku,” ungkapnya.

Pria yang baru dikaruniai satu anak itu menuturkan, kini untuk pemasaran tas Chosagie tidak dipercayakan pihak ketiga ataupun sales. Jadi sekarang semua pemasaran dihandel oleh mertuanya sendiri dan mertuanya tersebut mendatangi langsung para pedagang yang berada di pasar. Begitu juga dengan pembayarannya. Semua pembayaran langsung diurusi sama mertuanya dengan sistem cash, ada barang ada uang.

Dia menuturkan, Tas Chosagie hasil produksi mertuanya kini sudah didistribusikan ke beberapa pasar di beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk Jawa Tengah, Selain di Kudus, Semarang, Solo juga didistribusikan ke Pekalongan dan sekitarnya. Sedangkan di Jawa Timur, Tas Chosagie sudah terdistribusi ke Surabaya, Gresik, Malang, Bojonegoro, dan beberapa daerah lainnya.

Menurutnya, sekali pengiriman kesatu daerah bisa sampai ratusan  lusin. “Semoga saja kedepannya Tas Chosagie bisa merambah pasar lebih luas lagi. Tidak hanya di Jawa melainkan juga diminati hingga pulau seberang,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

26,058FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,292PengikutMengikuti
19,146PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Ribuan Kue Bolang-Baling Nyah Kobong Terjual Setiap Hari, Benar-Benar Legendaris

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa orang terlihat antre di samping etalase yang ada di rumah tepi Jalan Johar, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Di...

Hanya dengan Rp 56 Ribu Sudah Bisa Nabung Emas di Pegadaian, Ini Caranya

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah emas batangan tampak di etalase yang berada di Kantor Pegadaian Kudus. Dua orang pria di sana terlihat sedang...

Nekat, Maling Bobol Rumah Orang Tua Kapolres Bintan di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS - Rumah orang tua Kepala Kepolisian (Kapolres) Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) AKBP Bambang Sugihartono disatroni pencuri, Minggu (27/9/2020) siang....

Tak Patah Semangat Berkali-kali Bangkrut, Ardi Temukan Kesuksesan di Resto Ulam Sari

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa mobil dan motor tampak terjajar di area parkir restoran di tepi utara Jalan Museum Kretek, Desa Getas Pejaten,...

Terbaru! Wisata River Tubing di Cengkir Manis yang Siap Pacu Adrenalinmu

BETANEWS.ID, KUDUS - Puluhan orang tampak mengunjungi Wisata Cengkir Manis, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Mereka terlihat memanfaatkan fasilitas yang ada...

Warga Geruduk Balai Desa Panjang, Tuntut Peternakan Ayam Ditutup

BETANEWS.ID, KUDUS - Puluhan warga terlihat berbondong-bondong datang ke Balai Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Kedatangan mereka untuk melakukan audensi terkait...

Ganjar Sepakat Kasus Dangdutan di Kota Tegal Diproses Pidana

BETANEWS.ID, SEMARANG – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Polri untuk memproses penyelenggara konser dangdut di...