30 C
Kudus
Sabtu, Februari 29, 2020
Beranda Kudus Dapat Ilmu dari...

Dapat Ilmu dari Mechanical Day Mudik 2017, Boy Termotivasi Buka Bengkel Mobil

SEPUTARKUDUS.COM, UMK – Seorang pria berbaju abu-abu berpadu hijau terlihat sedang membersihkan mesin mobil di halaman sebelah barat Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK). Usai dibersihkan, mobil tersebut kemudian dicek emisi gas bembuangannya. Pria tersebut yakni Boy Sandi (20), Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMK yang ikut menjadi teknisi dalam kegiatan Mechanical Day Mudik 2017.

Boy, begitu dia akrab disapa, mengungkapkan, awalnya dia mengira untuk mempelajari mesin mobil lebih rumit dibandingkan motor. Setelah mengikuti pelatihan selama tiga hari di Nasmoco Semarang, Boy baru sadar ternyata tidak serumit yang dia bayangkan. Dan dia semakin tertari mempelajari mesin mobil.

Baca juga: Prasetyo Merasa Terbantu Ada Layanan Servis Mobil Gratis untuk Pemudik

“Saya menjadi tertarik mempelajari mesin mobil. Ternyata tidak serumit yang saya bayangkan. Kemarin saya ikut pelatihan selama tiga hari di Semarang, dan ini ikut menjadi teknisi dalam kegiatan Mechanical Day Mudik 2017. Jadi saya mendapat banyak pengetahuan baru tentang mesin mobil,” terangnya kepada Seputarkudus.com, belum lama ini.

Setelah mendapat pengalaman dari kegiatan tersebut, Boy mengaku ingin membuka bengkel mobil setelah lulus kuliah. Menurutnya, bengkel mobil cukup menjanjikan, karena saat ini banyak orang yang memiliki mobil pribadi. Selain itu keuntungannya juga dinilai jauh lebih banyak jika dibanding bengkel motor.

“Saya menjadi tertarik mempelajari tentang mesin mobil. Dan saya jadi termotivasi untuk membuka bengkel mobil setelah lulus kuliah nanti. Karena saat ini masyarakan sudah banyak yang memiliki mobil pribadi, jadi saya yakin akan laku. Keuntungan bengkel mobil juga banyak,” ungkap warga Desa Bandengan, Kota Jepara itu sambil tersenyum.

Wahyu Widiarno, ketua panitia kegiatan tersebut, menjelaskan, kerjasama dengan Nasmoco Semarang, mereka mendapat profit sharing Rp 50 ribu per mobil. Dari hasil tersebut, mereka membagi 70 persen untuk mekanik dari mahasiswa Teknik Mesin UMK semester empat. Dan 30 persen untuk panitia pelaksana, mahasiswa Teknik Mesin UMK semester dua.

Wahyu mengaku mendapat banyak pengalaman baru dari kegiatan tersebut. Meski bukan menjadi mekanik yang langsung praktik, dia bisa belajar dari mengamati prosesnya. Dia berharap kerjasama setiap tahun dengan Nasmoco Semarang bisa berlanjut, dan bisa memberi manfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

20,013FansSuka
13,439PengikutMengikuti
4,320PengikutMengikuti
8,940PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Perajin Miniatur Menara Kudus Kewalahan Penuhi Permintaan Pasar

BETANEWS.ID, KUDUS - Suara mesin kompresor terdengar di sebuah rumah di Desa Bacin RT 08 RW 03, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Seorang...

300 Kontainer Briket Arang Asal Jateng Setiap Bulannya Diekspor ke Penjuru Dunia

BETANEWS.ID, SEMARANG – Dalam sebulan, tidak kurang dari 300 kontainer briket arang asal Jateng diekspor ke berbagai penjuru dunia. Di mana, untuk...

Pelajar MAN 1 Kudus Buat Plastik Bisa Dimakan, Raih Medali Emas di Malaysia

BETANEWS.ID, KUDUS - Dua remaja perempuan mengenakan jilbab berwarna putih tampak sedang membuat edible film di ruangan Labotarorium Kimia, Madrasah Aliyah Negeri...

Tak Patah Arang Kalah Bersaing, Parman Banting Setir dari Usaha Gypsun ke Ornamen Rumah

BETANEWS.ID,KUDUS - Seorang pria mengenakan kaus putih tampak membersihkan tumpukan ornamen yang ada di depan sebuah rumah. Dia yakni Suparman (60), pemilik...

Awalnya Produk Spring Bed Rusbandi Sering Ditolak Toko, Sekarang Justru Diburu Konsumen

BETANEWS.ID,KUDUS - Di sebuah halaman sebuah rumah tampak tiga pria sedang memotong dan merakit kayu untuk dibuat kasur. Satu di antaranya yakni...

Dimas, Penyandang Down Syndrome Curhat ke Ganjar Soal Potongan Rambutnya

BETANEWS.ID, SEMARANG – Didampingi ibunya, Detty Supriastuti, Dimas Adi Saputra tampak malu-malu saat bertemu orang nomor satu di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo....

Ganjar Minta Calon Jemaah Umrah yang Gagal Berangkat Akibat Kebijakan Arab Saudi Tidak Dipungut Biaya Tambahan

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta Kementerian Agama (Kemenag) Jateng gencar melakukan sosialisasi, termasuk memastikan calon jemaah umrah tidak...