Saking Senangnya dengan Seni Menghias Tangan, Elsa Tak Tanya Harga untuk Lukis Henna

SEPUTARKUDUS.COM, PANJUNAN – Seorang perempuan mengenakan sweater warna biru tampak duduk dan tangannya dilukis henna di tepi Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kota, Kudus. Perempuan yang datang ke acara Car Free Day bersama adiknya itu sesekali tersenyum melihat tangannya dihias. Perempuan tersebut bernama Elsa Lavita (17), yang mengaku sangat senang bisa memperindah tangannya.

Elsa (kiri) melukiskan tangannya di acara Car Free Day 2017_4
Elsa (kiri) melukiskan tangannya di acara Car Free Day. Foto: Rabu Sipan

Kepada Seputarkudus.com, Elsa begitu dia akrab disapa, mengungkapkan, sebenarnya sudah sejak lama ingin memperindah tangannya dengan seni lukis henna. Namun karena statusnya masih pelajar dan sekolahnya melarang, terpaksa keinginannya tersebut dia urungkan.

Baca juga: Laili Impor Tinta dari India untuk Lukis Tangan para Pelanggannya

-Advertisement-

“Sebenarnya aku sudah lama ingin memperindah tanganku dengan henna, tapi sayangnya sekolah kami melarang. Karena tidak ingin melanggar peraturan sekolah keinginan itu aku tahan. Karena sekarang aku sudah ujian makanya aku berani memperindah tanganku dengan henna. Aku senang sekali keinginan untuk memperindah tanganku dengan henna bisa terwujud,” ungkapnya semringah.

Perempuan warga Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus itu mengungkapkan, saking senangnya lihat penyedia jasa melukis henna di Car Free Day, dirinya mengaku tidak menanyakan harga. Dirinya langsung memilih motif yang disediakan dalam katalog dan langsung minta kulit tangannya untuk dilukis.

“Aku tadinya jalan-jalan saja di acara Car Free Day bersama adikku. Saat lewat jalan sini aku melihat ada yang melukis henna. Lalu aku mampir saja dan langsung memilih motif di album. Saat aku temukan motif yang aku suka, tanpa bertanya harga aku langsung minta tanganku dilukis. Semoga saja tidak mahal,” ungkap Elsa yang mengaku memilih motif flower.

Menurut Laili Umil Khoiriyah ( 27) penyedia jasa lukis henna mengungkapkan, dirinya menyediakan ratusan pilihan motif henna dalam foto album. Dari motif Indonesia termasuk motif batik dan motif dari negara asalnya yakni India yang jumlahnya tidak sedikit. Dia mengaku setiap hari Minggu selalu menawarkan jasa lukis henna di acara Car Free Day.

Perempuan yang akrab disapa Laili itu mengatakan, selain di Car Free Day dirinya juga menawarkan jasanya lewat online. Selain menerima order lukis di Car Free Day dan rumahnya yang berada di Desa Demangan, Kota, Kudus, dia juga menerima panggilan.

“Untuk panggilan seluruh wilayah Kudus harus minimal tiga orang. Aku juga menerima pelatihan bagi siapa saja yang ingin bisa melukis henna,” ujar perempuan yang kesehariannya berprofesi menjadi guru tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER