Pemilihan Ketua RT Ngembalrejo, Hana Senang Bisa Coblos Calon Pilihannya

SEPUTARKUDUS.COM, NGEMBALREJO – Sejumlah kursi tertata rapi di halaman samping rumah di RT 3 RW 6 Dukuh Boto Kidul, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus, Minggu (16/4/2017). Terlihat pula tiga bilik dan satu kotak suara disediakan di tak jauh dari meja Panitia Pemungutan Suara Pemilihan Ketua RT. Panggung besar pun dibuat untuk penyampaian visi dan misi calon ketua RT periode 2017-2021.

Calon ketua RT 3 RW 6 Dukuh Boto Kidul, Desa Ngembalrejo 2017_4
Calon ketua RT 3 RW 6 Dukuh Boto Kidul, Desa Ngembalrejo. Foto: Imam Arwindra

Beberapa warga setempat tampak berbondong-bondong datang. Mereka berbaris untuk mengambil kertas suara yang disedikan petugas. Di antaranya Hana Fitria Rahmawati (21). Dia mengaku senang dapat dilibatkan dalam pemelihan ketua RT di desanya. Menurutnya, pemilihan RT secara langsung baru kali ini dilakukan. Sebelumnya pemilihan ketua RT masih hanya musyawarah.

-Advertisement-

“Ini saya sudah bisa memilih langsung ketua RT pilihan saya. Sebelumnya masih dengan musyawarah yang terkesan tertutup,” ungkapnya kepada Seputarkudus.com, saat ditemui usai mencoblos.

Dengan pemilihan ketua RT secara langsung, menurutnya sangat berdampak terhadap kondisi sosial yang ada di lingkungan RT-nya. Para calon ketua RT akan bersaing dengan performa terbaiknya. Nantinya setelah jadi tentu akan memberikan terbaik untuk warganya. “Selama kepengurusan organisasinya tidak monoton. Dan selalu akan memberikan yang terbaik,” tambahnya yang ternyata masih kuliah di Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus (UMK).

Sementara itu, Ketua Pemilihan RT 3 RW 6 Dukuh Boto Kidul, Desa Ngembalrejo, Hardiyanto (55) mengungkapkan, pemilihan ketua RT secara langsung di baru pertama kali diselenggarakan. Menurutnya, tahun-tahun sebelumnya pemilihan Ketua RT dilakukan secara musyawarah. “Saat masih menggunakan musyawarah hanya ada beberapa yang datang. Terus ditunjuklah sebagai ketua RT,” tuturnya.

Dalam kegiatan Pemilihan Ketua RT dijelaskan, terdapat tiga calon yang akan bersaing merebutkan kursi Ketua RT 3 RW 6 Dukuh Boto Kidul, Desa Ngembalrejo periode 2017-2021. Yakni Maskuri (petahana), Noor Sa’di dan Fafa. Diakuinya, mereka maju karena diusulkan dari masyarakat bukan iktikad pribadi. “Ya sebenarnya cepat-cepatan pada tidak mau. Namun kalau sudah jadi mereka pasti bertanggungjawab,” tuturnya.

Selanjutnya, tiga calon tersebut akan merebutkan 130 pemilih dari 65 kepala keluarga. Waktu pemilihan dibuka dari pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB. Di Desa Ngembalrejo menurutnya ada dua RW yang sudah melakukan pemilihan kepimpinan secara langsung. Yakni RW 6 dan RW 4.

Saat masih menggunakan sistem musyawarah, katanya, pemilihan tidak kuorum. Selain itu juga terkesan eksklusif. Dampaknya, saat ketua RT menjabat, masyarakat terasa acuh tak acuh dalam mengikuti progam RT.

“Jumlah RW di Desa Ngembalrejo ada enam. RT-nya ada 41. Yang sudah melakukan pemilihan langsung RW 6 ada 7 RT dan RW 4 ada 8 RT. Namun yang ada sesi pemaparan visi-misi hanya disini saja (RT 3 RW 6 Dukuh Boto Kidul),” terangnya.

Dirinya berharap dengan adanya pemilihan langsung, masyarakat bisa belajar berdemokrasi dengan baik dimulai dari perangkat pemerintahan paling bawah. Selain itu juga dapat bersama-sama dalam menjaga kerukunan, keamanan dan kebersihan. “Apapun hasilnya nanti kita akan selalu bersama-sama,” tambahnya yang mengenakan kaos kerah putih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER