Gadis Asal Lambangan Ini Ikuti Duta Wisata Karena Ingin Angkat Potensi Wisata di Undaan

SEPUTARKUDUS.COM, BAE – Deretan kursi di aula Taman Budaya Sostrokartono Kudus tampak dipenuhi peserta Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Kudus tahun 2017. Di pakaian yang mereka kenakan, rnomor undian terlekat. Satu di antara peserta yang hadir, yakni Uzis Sena Saputri (18). Gadis asal Desa Lambangan, Kecamatan Undaan, itu mengikuti acara itu karena ingin mengangkat potensi Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan.

Uzis Sena Saputri, peserta Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Kudus. Foto: Imam Arwindra
Uzis Sena Saputri, peserta Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Kudus. Foto: Imam Arwindra

Mahasiswi Universitas Muria Kudus (UMK) itu mengatakan,  Desa Wonosoco yang letaknya tak jauh dari desanya, memiliki sejumlah destinasi wisata yang meemsona. Dia menyebutkan, di sana ada mata air bernama Sendang Dewot dan beberapa gua yang masih masih “perawan”. “Tempatnya bagus. Ada sendang dan gua. Menurut saya itu potensi wisata yang perlu diangkat,” tuturnya usai mengikuti Technical Meeting, Senin (17/4/2017).

Sena, betitu dirinya disapa, mengaku sering berkunjung ke lokasi wisata Desa Wonosoco. Selain Sendang Dewot, katanya, terdapat tiga gua yang sudah lama ditemukan. Tiga gua itu yakni Gua Batu Cantik, Gua Keraton dan Gua Surodipo. Gua -gua itu dihiasi susunan stalaktit dan stalakmit. “Sekarang guanya sudah tidak terurus. Ini motivasi saya mengikuti Duta Wisata,” jelasnya.

-Advertisement-

Selain itu, motivasinya mengikuti tersebut juga didapat dari teman organisasi di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik Divisi Broadcasting UMK. Menurutnya, secara penuh teman-temannya mendukungnya untuk mengikuti Pemilihan Duta Wisata yang dilaksanakan satu tahun sekali tersebut. “Selain dapat pengalaman baru tentu juga dapat teman baru,” tambahnya yang masih duduk di semester dua Jurusan Manajemen UMK.

Satu peserta lainnya, Muhammad Deni Setiawan (19) mengaku mengikuti Pemilihan Duta Wisata Kudus untuk mendapat pengalaman baru. Selain itu dirinya juga bisa mendapat teman baru. Deni mengikuti acara itu karena termotivasi temannya saat menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). “Namanya Handita Timur Adilma, asalnya dari Pekalongan yang pernah menjadi Duta Wisata Jawa Tengah,” ungkapnya.

Dia yang satu kampus dengan Sena mengaku juga mendapatkan dukungan di UKM Jurnalistik Divisi Broadcasting UMK. Menurutnya, bersama Sena dirinya mewakili teman-teman yang berada di organisasi kampunya. “Kalau kelebihan saya publik speaking,” ungkapnya yang juga masih duduk semester dua Jurusan Manajemen UMK.

Sementara itu, panitia kegiatan Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Kudus 2017 Ahmad Solikhuddin mengungkapkan, pihaknya akan menyeleksi peserta sejumlah 55 peserta dari 63 pendaftar. “Yang datang hari ini otomatis nanti yang akan mengikuti seleksi selanjutnya yakni tes tertulis dan wawancara,” tuturnya.

Menurutnya dari pelaksanaan technical meeting peserta diberi bekal untuk mengikuti tes tertulis dan wawancara yang meliputi penguasaan Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, pengetahuan umum dan kepariwisataan. Selanjutnya, juga diberi pemahaman tentang busana yang nantinya akan dikenakan disetiap kegiatan. “Dari jumlah peserta yang mengikuti technical meeting didominasi oleh kalangan mahasiswa,” tambahnya.

Dia menjelaskan, setelah technical meeting peserta akan melaksanakan tes tertulis pada Selasa (18/4/2017) dan tes wawancara hari Rabu (19/4/2017) di tempat yang sama. Hari ini (20/4/2017) peserta akan diajak observasi di Wisata Desa Loram Kulon dan Museum Kretek. Nantinya akan diambil 12 pasang peserta yang akan mengikuti grand final di pendapa Kabupaten Kudus.

“Untuk waktu grand final masih menunggu persetujuan dengan waktu Pak Bupati (Bupati Kudus). Nantinya untuk kirab waktunya tanggal 3 Mei 2017,” terangnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER