31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaKUDUSKisah Teladan (17)...

Kisah Teladan (17) Majusi yang Diberkati Karena Menolong Seorang Janda

Dikisahkan, ada seorang janda miskin tinggal di sebuah surau sebuah kampung yang tak lagi digunakan untuk sembahyang. Di kampung itu, dia merawat anak-anak yang telah ditinggal suaminya. Setiap pagi janda keturunan Ali bin Abi Tholib itu keluar dari surau untuk mencari nafkah untuk anak-anaknya.

Seorang warga kampung yang mengetahui perihal itu, melaporkan ke petinggi kampung. Petinggi kampung yang seorang Muslim itu, tak percaya laporan warganya, bahwa ada seorang janda dan anak-anaknya yang butuh pertolongan. 

Karena tak mendapat perhatian dan pertolongan di kampung itu, janda tersebut pindah bersama anak-anaknya untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Sampailah ia di sebuah kampung yang lain, di sana dia mendapati seorang Majusi yang dikenal baik oleh warga. 

- Ads Banner -

Oleh orang Majusi itu, janda beserta anak-anaknya diterima dengan sangat baik. Mereka diberi tempat dan dianggap sebagai keluarga sendiri. 

Pada suatu ketika, petinggi kampung yang tak memberikan pertolongan pada janda dan anak-anaknya tersebut, bermimpi. Dalam mimpinya itu dia melihat Rasulullah. Di samping kanan dan kiri-Nya ada sebuah bangunan gedung yang sangat indah.

“Ya Rasul, untuk siapakah gedung-gedung itu,” tanya petinggi kampung.
“Gedung ini untuk orang Muslim,” sabda-Nya.
“Sesungguhnya aku seorang Muslim,” kata petinggi kampung.
“Tunjukkan kepadaku jika kamu seorang Muslim,” sabda Rasul.

Kemudian Rasul bercerita tentang seorang janda yang butuh pertolongan, namun petinggi itu menolaknya, seraya meminta bukti. Setelah itu, petinggi kampung itu terbangun dari tidurnya, dan segera mencari janda dan anak-anaknya.

Mendapat kabar bahwa mereka ditolong seorang Majusi, petinggi kampung itu pun menemuinya. Dia meminta orang Majusi itu menyerahkan janda beserta anak-anaknya. Namun Majusi itu menolak. “Karena menolong mereka itulah aku mendapat berkat,” tolak Majusi kepada petinggi kampung.

“Aku akan memberimu seribu dirham, serahkanlah janda dan anak-anaknya itu kepadaku,” pinta petinggi dusun.

Majusi itu tetap menolak, dan menceritakan apa yang telah dialaminya. “Aku telah bermimpi sama seperti apa yang ada dalam mimpimu. Aku melihat Rasulullah dan mengatakan gedung itu dibangun untukku,” kata Majusi. “Gedung itu untuk orang Muslim,” kata petinggi dusun. “Sesungguhnya aku dan keluargaku telah memeluk Islam, setelah aku bermimpi bertemu Rasulullah,” kata Majusi.

Dengan perasaan sangat kecewa, petinggi kampung itu pulang ke rumahnya, dan menyesal telah menolak memberi pertolongan kepada saudara sesama Muslim datang kepadanya. (Wallahu A’lam

Redaksi
Redaksi
Beta adalah media online yang lahir di era digital. Berita yang disajikan unik, menarik dan inspiratif. Serta dikmas dalam bentuk tilisan, foto dan video.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler