Beranda blog Halaman 1994

Iwan Fals Ajak Masyarakat Kudus Tanam Pohon

0

SEPUTAR KUDUS – Legenda musik Indonesia Iwan Fals akhir-akhir ini giat mengajak masyarakat menanam pohon. Baginya pohon adalah salah satu unsur keseimbangan alam yang patut dijaga agar alam tak mencari keseimbangannya sendiri. “Jangan menyalahkan alam jika terjadi banyak bencana di negeri ini seperti banjir dan tanah longsor, itu murni kesalahan kita yang tak pandai menjaga keseimbangan alam” katanyanya. Hal tersebut diungkapkannya dalam sebuah dialog dengan santri dan masyarakat yang memadati halaman Pondok Pesantren Darul Falah, Desa Bareng, Kecamatan Jekulo pada hari Sabtu (28/5).
Dalam acara yang juga hadir Zastrouw Ngatawi dan Enthus Susmono sebagai narasumber tersebut Iwan Fals menyatakan hal yang dilakukannya itu juga sebagai bentuk kepeduliannya terhadap kerusakan hutan di Indonesia. “Saya, dan kita semua harus ikut bertanggung jawab atas keberlangsungan hutan untuk generasi yang akan datang,” tutur pelantun tembang “Tanam Siram Tanam” tersebut. Ia menambahkan Indonesia seharusnya bisa kaya dengan hasil hutan. “Buktinya negeri penjajah dulu pernah menjadi kaya raya dengan hasil hutan Nusantara, kenapa sekarang miskin? Karena kita tidak merawatnya” keluhnya.
Acara yang selesai pukul 13.30 WIB tersebut dilanjutkan penyerahan pohon oleh Iwan Fals kepada pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Ahmad Badawi dan penanaman pohon secara simbolik di halaman pondok.
Konser Religi
Selain melakukan penanaman pohon, Muhammad Alamul Yaqin ketua panitia lokal mengatakan Iwan Fals akan menggelar Konser Religi bertajuk Extraligi bersama dengan Ki Ageng Ganjur grup musik pimpinan Zastrouw Ngatawi dan Penampilan wayang golek dari dalang kondang Enthus Suswono di Lapangan Tambak Desa Bareng. “Mereka akan kolaborasi dalam nuansa religi sekaligus memberi hiburan gratis kepada masyarakat” paparnya. Ia menambahkan acara konser adalah bagian dari rangkaian perjalanan spiritual Iwan Fals bersama Ki Ageng Ganjur ke 99 pesantren di Jawa. “Setelah yang pertama sukses, bang Iwan dan Ki Ageng Ganjur akan melanjutkan tournya ke 16 kota di Jawa Tenagh dan Jawa Timur” paparnya.
 Acara yang diawali dengan istoghosah dan penampilan rebana tersebut di penuhi oleh ribuan penonton yang terdiri dari penggemar Iwan Fals OI (Orang Indonesia), Slanker, santri dan masyarakat yang tak hanya remaja namun juga ibu-ibu. Iwan Fals dalam konser tersebut menyanyikan 6 lagu, salah dua diantaranya Tanam Siram Tanam dan Proyek 13 yang mengkritisi rencana pembangunan PLTN “Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir”. “Nuklir bukanlah solusi, negeri ini mempunyai sumber daya energi yang melimpah ruah” teriaknya kemudia disahut penonton dengan teriakan “Tolak PLTN”.
Disela-sela lagu yang Iwan Fals nyanyikan, Zastrouw memberikan pengajian tentang prinsip keseimbangan. Ia menjelaskan manusia haruslah seimbang antara akal, etika dan estitika agar kehidupan bangsa ini damai dan terhindar dari bencana yang bertubi-tubi. Tak hanya Zastrouw, penampilan wayang golek dari Enthus juga sangat menghibur para penonton dengan banyolan-banyolannya. 
Acara konser di Kudus siang itu berbeda dengan waktu di Brebes yang berlangsung ricuh. Para penonton bisa tertib dan damai sesuai dengan apa yang diharapkan. Setelah selesai Iwan meminta pasukan semut –Sebutan Iwan Fals pada penggemarnya- untuk memungkut sampah yang tercecer di lokasi. 
- advertisement -

Pesan Hotel Murah di Kudus

0

SEPUTAR KUDUS – Demikian ini kami akan menunjukkan daftar hotel yang ada di Kudus. Baik hotel kelas berbintang maupun hotel kelas melati. Terkait dengan harga dan fasilitas yang ada di hotel berikut ini, silakan saja kontak langsung ke nomor, atau email jika tercamntum.

Hotel Berbintang
HOTEL NOTOSARI PERMAI
Jl. Kepodang No. 8 Kudus Telp. (0219) 437245
KENARI ASRI
Jl. Kenari No.2 Kudus Telp. (0291) 436493
CENTRAL HOTEL
Jln. Kepodang No.17, Kudus 59317 Telp. 430488 (hunting)
Fax : (62-291) 430477
GRIPTHA HOTEL ( Hotel Bintang 4)
Jl. Agil Kumumadya Kudus. Telp. (0291) 438787 atau (0291) 438449
web: www.griptha.com
Hotel King’s Kudus
Jl. Agilkusumadya Lingkar Barat, kav 1, Kudus, Jawa Tengah
Phone: 0291 425 2008
Email: info@hotelkingskudus.com
HOTEL SALAM ASRI
Jl. Jend. Sudirman Km. 2, Kudus. Telepon (0291) 4246523
Hotel Melati
HOTEL AIR MANCUR
JL. Pemuda No. 70 Kudus Telp. (0291) 432514
PRIMAGRAHA
Jl. Agil Kusumadya Gang 1 No.8 Kudus Tel. (0291) 43780
DUTA WISATA
Jl. Barongan II/94 Kudus Telp. (0291) 438694
JATI ASRI
Alamat : Jl. Lingkar, Jati Kudus Telp. (0291) 441293
PESANGGRAHAN COLO
Kec. Dawe Telp Kudus Telp. (0291)435157
WISMA KARINA
Jl. Museum Kretek No.3 Kudus Telp. (0291) 431172
WISMA SALIMNA
Jl. HM.Subechan ZE No.36 Kudus Telp. (0291) 430159
NUANSA ASRI
Jl. AKBP Agil Kusumadya No. 139 Kudus Telp. (0291) 3308802
AMINA
Alamat: Jl. Menur No. 448 Kudus Telp. (0291) 438301
KEPODANG ASRI
Alamat: jl. Kepodang No17 Kudus Telp. (0291) 433795
POROLIMAN
Jl. Bhakti No.5 Kudus Telp. (0291) 431501
SLAMET
Jl. Jend. Sudirman No.63 Kudus. Telp. (0291) 438534
MAJESTY HOTEL
Jl. Lingkar Jetak KM 1 kaliwungu Kudus
MAHKOTA
Jl. Sentot Prawiro Dirjo Getas Pejaten Kudus Telp. 081325152853
KUDUS INDAH
Jl. Lingkar Jati Kudus Telp. (0291) 436493
GRAND TANJUNG
Jl. Lingkar Tanjung Kudus Telp. (0291) 3312005
SURYA KENCANA
Jl. Lingkar Selatan Kudus Telp. 081325125853

- advertisement -

Profil Geografis Kabupaten Kudus

0
SEPUTAR KUDUS

1. Letak Geografi
Kabupaten Kudus sebagai salah satu Kabupaten di Jawa Tengah, terletak diantara 4 (empat) Kabupaten yaitu di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Jepara dan Kabupaten Pati, sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Pati, sebelah selatan dengan Kabupaten Grobogan dan Pati serta sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Demak dan Jepara. Letak Kabupaten Kudus antara 110o36’ dan 110o50’ Bujur Timur dan antara 6o51’ dan 7o16’ Lintang Selatan. Jarak terjauh dari barat ke timur adalah 16 km dan dari utara ke selatan 22 km. 
2. Luas Penggunaan Lahan 
Secara administratif Kabupaten Kudus terbagi menjadi 9 Kecamatan dan 123 Desa serta 9 Kelurahan. Luas wilayah Kabupaten Kudus tecatat sebesar 42.516 hektar atau sekitar 1,31 persen dari luas Propinsi Jawa Tengah. Kecamatan yang terluas adalah Kecamatan Dawe yaitu 8.584 Ha (20,19 persen), sedangkan yang paling kecil adalah Kecamatan Kota seluas 1.047 Ha (2,46 persen) dari luas Kabupaten Kudus.
Luas wilayah tersebut terdiri dari 20.629 Ha (48,52 persen) merupakan lahan pertanian sawah dan 7.637 Ha (17,96 persen) adalah lahan pertanian bukan sawah. Sedangkan sisanya adalah lahan bukan pertanian sebesar 14.250 Ha (33,52 persen).
Jika dilihat menurut penggunaannya, lahan pertanian sawah yang menggunakan irigasi teknis seluas 6.582 Ha (31,91 persen), irigasi ½ teknis 5.119 Ha (24.81 persen) dan sisanya berpengairan sederhana, Irigasidesa/Non PU serta tadah hujan dan
lainnya.
Untuk lahan pertanian bukan sawah, sebagian besar digunakan untuk tegal/kebun sebesar 77,32 persen, untuk ladang/huma sebesar 3,52 persen dan sisanya untuk perkebunan, hutan rakyat, tambak, kolam dan lainnya.Sedangkan untuk lahan bukan pertanian, sebagian besar digunakan untuk rumah/bangunan sebesar 77,41 persen, hutan negara sebesar 13,21 persen sedangkan sisanya adalah rawa rawa yang tidak ditanami serta lahan lainnya.
3. Jenis Tanah
Sebagian besar jenis tanah di kabupaten Kudus adalah alluvial coklat tua sebesar 32,12 persen dari luas tanah di kab. Kudus. Dimana sebagian besar tanahnya memiliki kemiringan 0-2 derajat dan kedalaman efektif lebih dari 90 cm. Berdasarkan data dari BPN, sertifikat tanah yang diterbitkan sampai tahun 2011 ini ada sebanyak 7.699 buah. Sebagian besar merupakan sertifikat hak milik (95,32 persen) lalu sertifikat hak guna bangunan (4,05 persen) dan sisanya sertifikat hak pakai, hak guna usaha, sarusun dan HPL.
4. Iklim
Berdasarkan data dari Stasiun Meteorologi Pertanian Kudus, Jumlah hari hujan terbanyak terjadi pada bulan Januari dan Februari 2011 yaitu 21 hari dan curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Maret yaitu 432 mm. Suhu udara rata-rata di Kabupaten Kudus tahun 2011 berkisar antara 20,1oC sampai dengan 28,8oC.Dibandingkan dengan tahun 2010, dari data terlihat rata-rata suhu udara baik yang minimun maupun
maksimum mengalami peningkatan suhu udara. Sedangkan untuk kelembaban udara rata-rata bervariasi dari 73,9 persen sampai dengan 83,8 persen selama tahun 2011 ini.
Sumber: BPS Kudus
- advertisement -