Target Transaksi Gebyar PKL 2024 Capai Rp1 Miliar Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan stan di Jalan Sunan Kudus dan Jalan dr Ramelan terlihat banyak dikunjungi pembeli. Terlihat juga pedagang kaki lima (PKL) kinjeng yang berada di sekitar Alun-alun Simpang Tujuh Kudus juga ramai pembeli. Mereka tampak antusias mendatangi event Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus yang akan berlangsung selama satu pekan pada 6-13 Januari 2024 tersebut.

Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus, Andy Imam Santoso, melihat antusiasme masyarakat dan pedagang, pihaknya menargetkan total transaksi harian mencapai Rp1 miliar.

“Jadi yang mengikuti kegiatan ini ada 1.300 PKL kinjeng atau pedagang yang biasa mangkal di sekolah-sekolah dan jumlah stan sekitar 200 stan. Target kami, ada perputaran antara Rp800 juta hingga Rp1 miliar dalam sehari,” ungkap Andy, Sabtu (6/1/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Gebyar PKL Kudus Dipastikan Meriah, Bakal Digoyang Niken Salindry

Menurutnya, satu stan diperkirakan dapat menghasilkan omzet Rp4-5 juta sehari. Sehingga, ia mengakumulasi total sekitar Rp500 juta, dari seluruh stan yang ada di sana.

“Sedangkan untuk PKL kinjeng, setidaknya mereka bisa menghasilkan sekitar Rp400 ribu sehari. Jadi kalau dijumlah bisa menghasilkan sekitar Rp400 juta dari semua PKL,” ujarnya.

Ia menjelaskan, semua peserta Gebyar PKL 2024 merupakan warga Kudus dan ada pula stan edukasi dan sosialisasi dari instansi pemerintah. Menurutnya, kegiatan itu diharapkan dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan, terutama bagi kalangan menengah ke bawah.

Baca juga: Pj Bupati Kudus Genjot 5 Program Unggulan Demi Kesejahteraan Masyarakat

Selain stan PKL, kegiatan tersebut juga dimeriahkan lomba foto dan vlog yang ditujukan kepada masyarakat. Selain itu juga terdapat hiburan dari artis lokal maupun artis nasional yang akan berlangsung 8 Januari 2024.

“Maksud dan tujuan, gebyar PKL ini kami adakan dalam rangka pembinaan dan pengembangan potensi PKL di Kabupaten Kudus dengan tema ‘Ekonomi Kerakyatan Membangun Negeri’. Dengan diadakan event ini diharapkan turut membantu laju inflasi, khususnya di Kabupaten Kudus,” tuturnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER