BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan anak putus sekolah yang bersedia kembali menempuh pendidikan dapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Pendapa Kudus, Jumat (29/12/2023). Seperti yang biasa dilakukan Presiden Joko Widodo, Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Bergas C Penanggungan juga membagikan sepeda kepada mereka.
Bergas mengatakan, berdasarkan data Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, terdapat 749 anak yang putus sekolah, dan 40 di antaranya sudah bersedia untuk kembali bersekolah.
“Karena bersedia kembali bersekolah, maka 40 anak itu dapat bantuan. Bantuan itu berupa bantuan perlengkapan sekolah, iuran satu semester, dan ada empat anak yang dapat sepeda,” ujar Bergas.
Baca juga: Duh, Ada 700 Anak Tidak Sekolah di Kudus, Disdikpora Belum Tahu Sebabnya
Menurutnya, anak yang putus sekolah tersebut mayoritas dikarenakan persoalan biaya. Selain itu juga diperkuat dengan faktor pemikiran anak yang memang ogah untuk bersekolah. Oleh karenanya, 40 anak yang putus sekolah dan mau kembali menempuh pendidikan itu sudah sangat bagus.
“Tapi, tetap harus diupayakan agar anak yang mau kembali bersekolah di Kudus itu bisa lebih banyak lagi,” bebernya.
Anak yang putus sekolah tersebut, lanjut Bergas, disekolahkan kembali melalui kejar paket sesuai jenjang pendidikan mereka. Menurutnya, meski persamaan, kualitas pendidikannya tentu tak jelek.
“Akan kita pantau perkembangannya. Semoga mental anak-anak tersebut selalu termotivasi untuk bersekolah. Karena lagi-lagi itu mindset, semoga anak-anak itu untuk tetap bersemangat bersekolah,” harapnya.
Wakil Ketua II Bidang Pentasyarufan Baznas Kudus, Shodiqun, menambahkan, total nilai bantuan yang diberikan sebesar Rp 83 juta. Selain dapat perlengkapan sekolah, mereka juga dapat uang saku Rp300 ribu.
Baca juga: Jumlah Anak Tidak Sekolah di Jepara Terus Menurun, Kini Tinggal 2.997 Anak
Selain itu, kata Shodiqun, para penerima bantuan juga mendapatkan beasiswa iuran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Dengan rincian untuk paket A Rp680 ribu, paket B Rp785 ribu, dan Paket C Rp940 ribu.
“Beasiswa itu hanya untuk satu semester saja. Untuk kelanjutannya, kita menunggu Disdikpora Kudus apakah akan mencarikan solusi untuk anak-anak tersebut atau tidak,” sebutnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

