BETANEWS.ID, KUDUS – Aziz Noor terlihat membantu beberapa karyawan yang kerepotan melayani pembeli di warung Bakso Madukoro di Jalan Raya Kudus-Colo, Selatan SPBU Cendono. Sore itu, usaha kulinernya itu memang sangat ramai pengunjung.
Usai melayani, pria yang akrab disapa Aziz kemudian berbagi kisahnya kepada Betanews.id. Ia menuturkan, sebelum merintis usaha dengan menu terbarunya yakni mi hitam Korea (Jajangmyeon), pernah menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan selama 20 tahun. Menurutnya, pertama kali menginjakan kaki di Negeri Ginseng itu pada 1998.

Merasa tak mempunyai jiwa seorang pekerja, kontrak kerja yang harusnya diselesaikan tiga tahun, dua tahun Aziz sudah tak sanggup melanjutkan. Namun keputusannya untuk berhenti menjadi TKI, karena satu alasan dimana ia tertarik untuk berbisnis di Korea.
Baca juga: Rintis Usaha Sejak SMK, Putri Kini Hidup Mapan dan Bisa Kuliah dengan Biaya Sendiri
“Sejak 2000 saya kemudian bisnis di sana (Korea), dengan menjual makanan Nusantara untuk TKI. DI sana saya menjual bakso, pecel, nasi goreng, dan jualan daging halal,” beber pria yang berusia 51 tahun tersebut.
Bahkan, ia juga mengajak keluarganya tinggal di sana dan dua orang putranya sempat sekolah di Korea. Berhari-hari, berbulan-bulan, dan bertahun-tahun Aziz kemudian tak bisa melanjutkan kehidupan di sana lagi, karena adanya pandemi.
“Saat pandemi (2019 akhir) ekonomi sangat sulit. Larangan berjualan dari pemerintah Korea membuat saya dan keluarga tidak bisa menghasilkan uang lagi saat itu. Sementara saya harus menghidupi keluarga dan membiayai sekolah anak. Hingga tabungan ludes untuk bertahan hidup sekitar satu tahun di sana tanpa ada penghasilan,” katanya.
Dengan kondisi itu, Aziz pun memutuskan untuk pulang kampung pada 2020. Di kampung halamannya, Desa Gondosari RT 3 RW 2, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, bapak yang dikaruniai empat anak itu kemudian gabung berbisnis dengan saudaranya yang menjual daging di pasar.
Merasa tidak ada kesibukan dalam hidupnya, lanjut Aziz, kemudian ia mencoba membuat salah satu menu yang terpopuler di Korea yakni mi hitam Korea atau Jajangmyeon. Menu yang saat ini belum ada di Kudus itu coba ia buat dengan rasa otentik Korea.
Baca juga: Rintis Usaha Modal Belajar dari YouTube, Tara Kini Bisa Jual hingga Seribuan Donat Sehari
“Jajangmyeon merupakan mi hitam Korea yang di dalamnya ada saus dari kedelai hitam, keju, dark choco, dan dipadukan dengan rempah-rempah Nusantara. Menu ini sangat sehat karena kandungan maknanya mempunyai nutrisi yang bagus untuk tubuh,” tuturnya.
Menurutnya, Jajangmyeon merupakan makanan sehat yang kaya akan nutrisi dan gizi, sehingga memiliki beberapa manfaat untuk tubuh. Di antaranya, bisa memelihara jantung, mengobati kanker, baik untuk kecerdasan otak serta kecantikan, dan masih banyak lagi.
“Untuk harganya, per porsi saya patok dengan harga Rp 15 ribu saja. Tentu sangat murah dibandingkan dengan ramyeon atau mi instannya Korea yang dijual lebih dari Rp 20 ribu,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

