Ibu-ibu PKK Bintoro Suarakan Lingkungan Lewat Fashion Show Gaun Sampah

BETANEWS.ID, DEMAK – Ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak menyuarakan kesadaran lingkungan, melalui perlombaan fashion show menggunakan gaun dari bahan dasar sampah, Senin (18/12/2023).

Tim Penggerak PKK Kelurahan Bintoro, Nur Chasanah mengatakan, tema kepedulian lingkungan itu diangkat sekaligus menepati hari ibu yang diperingati setiap tanggal 12 Desember. Para ibu dibebaskan mengkreasikan membuat gaun berbahan dasar sampah plastik.

Baca Juga: Rumpelsos Demak Ditetapkan Jadi Cagar Budaya, Begini Sejarahnya

-Advertisement-

Menurutnya, ibu-ibu merupakan bagian terpenting dalam penanaman kesadaran lingkungan di tingkat rumah tangga. Sehingga dengan adanya upaya tersebut dapat mengurangi pencemaran di masyarakat.

“Kami pakai tema tampil cantik dengan kantong plastik, mengingat sampah sekarang jadi masalah dengan kita mengusung sampah-sampah plastik tujuannya untuk mengurangi sampah. Event ini diharapkan lebih sering memahami dan mengaplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari, “katanya di lapangan bioskop NSC Demak, Bintoro, Demak.

Tidak hanya fashion show acara tersebut juga dimeriahkan dengan beberapa kegiatan diantaranya perlombaan yel-yel dan senam.

Selain itu, Lurah Bintoro, Mujib Muhammad, memaparkan pemberdayaan sampah di masyarakat juga didukung dengan adanya program bank sampah yang sudah berjalan sejak tahun 2017. Beberapa warga juga menggunakan sampah tersebut untuk dijadikan kerajinan tangan dan produk UMKM.

“Kelurahan Bintoro kebetulan ada empat bank sampah, pengelolaannya dipisahkan antara sampah plastik dan sampah busuk, kemudian sampah dikumpulkan dan dibuat kerajinan tangan itu bisa berupa tas kemudian tempat tisu dan lain-lain. Jadi sampah plastik sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Baca Juga: Warga Demak Dapat Dana Kerohiman Tol Semarang-Demak Seksi 1

Dari total 12 Rukun Warga (RW) yang ada di Kelurahan Bintoro, ada empat kelompok bank sampah yang masih berjalan hingga sekarang. Harapannya dengan program tersebut, dapat membantu mengatasi permasalahan lingkungan di lingkungan masyarakat.

“Untuk masing-masing bank sampah keanggotaan di RW masing-masing kemungkinan ada 20 orang. RW ada 12 bank sampah ada empat di RW 2 RW 8 RW 7 dan RW 5,” paparnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER