BETANEWS.ID, PATI – Memasuki pekan ke dua bulan Desember ini, harga tomat di pasar tradisional mengalami kenaikan. Empat hari terakhir, harga tomat naik berkisar 30 persen dari harga sebelumnya.
Di Pasar Puri Baru Pati misalnya, harga tomat buah telah mencapai Rp20.000 per kilogram pada Jumat (15/12/2023). Sebelumnya, harga tomat buah di kisaran Rp15.000 per kilogram.
Baca Juga: Ribuan Pemilih Pemula Pati Masih Belum Rekam E-KTP, Paling Banyak Sukolilo
Kondisi serupa juga terjadi pada tomat sayur. Komoditas ini mengalami perubahan harga dari Rp10.000 perkilogram menjadi Rp15.000 per kilogram.
“Belum tahu kenapa naik. Selama musim panas lalu tidak naik seperti ini. Saat ini justru naik tinggi,” ujar Sumiyatun, salah satu pedang di Pasar Puri Pati, Jumat (15/12/2023).
Namun, ia memperkirakan naiknya harga tomat tersebut karena kurangnya pasokan dari petani akibat musim kemarau yang panjang.
Selain tomat, kenaikan harga secara drastis terjadi di komoditas seledri.Hingga saat ini mencapai Rp30.000 dari sebelumnya Rp20.000 per kilogram.
Sementara untuk komoditas cabai menurutnya harganya turun, namun hanya sedikit saja. Yakni di kisaran Rp70.000 per kilogramnya.
Dengan naiknya harga bahan pokok tersebut, menurutnya, pembeli yang datang juga banyak yang mengeluh.
Baca Juga: Kecelakaan Truk Muatan Gandum Sempat Bikin Macet Jalur Pantura Pati
Sementara itu Agus, salah satu pedagang lainnya berharap harga berbagai komoditas kebutuhan pokok bisa turun. Sehingga, saya beli masyarakat juga tinggi.
“Ya harapannya harga bisa segera turun. Agar yang beli juga banyak,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

