Jumlah Petani Millenial di Jepara Hanya 20 Persen

BETANEWS.ID, JEPARA – Berdasarkan data hasil sensus pertanian dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jepara, jumlah petani millenial hanya 20 persen dari total petani yang ada di Kabupaten Jepara.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, Sujima mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang berusaha untuk memberikan sosialisasi kepada generasi muda bahwa profesi pertanian bukanlah profesi yang identik dengan keterbelakangan.

Baca Juga: Komunitas Sekolah Inklusi Jepara Gelar Gebyar Inklusi 2023

-Advertisement-

Sebab menurutnya, sektor pertanian juga dapat dikembangkan menjadi sektor yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan jaman sehingga sesuai dengan generasi muda.

“Kita senantiasa berusaha untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama generasi muda bahwa pertanian tidak identik dengan keterbelakangan,” katanya pada Selasa (12/12/2023) di Hotel D’Season, Bandengan, Kabupaten Jepara.

Dengan sosialisasi serta pemahaman tersebut ia berharap lebih banyak anak muda yang mau tertarik menjadi petani. Sehingga profesi tersebut tidak kehilangan generasi penerus.

Dari pihak DKPP menurutnya juga memberi kesempatan kepada petani millenial untuk belajar ke daerah lain yang sektor pertaniannya lebih maju.

“Ini sudah mulai dengan gerakan-gerakan yang kita lakukan muncul temen-temen yang tergabung dalam petani millenial,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa pihaknya juga sudah berkolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat untuk terus mengembangkan pelatihan-pelatihan kepada para petani milenial dalam rangka regenerasi.

Dari total 66.536 petani millenial yang ada di Kabupaten Jepara berdasarkan data hasil sensus pertanian, saat ini menurutnya baru ada 30 petani millenial yang aktif melakukan komunikasi dengan pihak dinas.

Baca Juga: Mobil Pribadi hingga Kendaraan Umum Banyak Jadi Alat Kampanye, Ini Kata Bawaslu Jepara

“Yang sering aktif berkomunikasi dengan DKPP ini berjumlah 30 an orang,” katanya.

Dari hasil sensus pertanian tersebut, sebaran petani millenial yang paling banyak berada do Kecamatan Bangsri, sebanyak 19.945 petani. Kemudian diikuti oleh Kecamatan Kembang sebanyak 14.261 petani.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER