31 C
Kudus
Minggu, April 14, 2024

Mobil Pribadi hingga Kendaraan Umum Banyak Jadi Alat Kampanye, Ini Kata Bawaslu Jepara

BETANEWS.ID, JEPARA – Mulai memasuki masa kampanye, bahan atau alat peraga yang digunakan untuk branding peserta pemilu saat ini tidak hanya berupa baliho tetapi juga melalui mobil pribadi maupun kendaraan umum.

Mobil pribadi tersebut biasanya ditempeli wajah atau gambar dari peserta pemilu. Sedangkan untuk di kendaraan umum saat ini banyak yang ditempeli sticker peserta pemilu.

Baca Juga: Pemkab Jepara Berharap Mahasiswa Ikut Aktif Cegah Kekerasan Gender

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jepara, Sujiantoko mengatakan bahwa penggunaan kendaraan sebagai bahan kampanye sah-sah saja sebab masuk dalam kategori atribut kampanye lainnya.

“Kalau sticker kan masuk dalam kategori bahan kampanye, termasuk branding melalui mobil pribadi itu masuk dalam kategori atribut kampanye lainnya, tapi yang kita gunakan UU Lalu Lintas,” katanya pada Senin (11/12/2023) di Kantor Bawaslu Kabupaten Jepara.

Kemudian ia menambahkan bahwa yang memiliki wewenang untuk mengkategorikan kampanye tersebut termasuk melanggar atau tidak menurutnya dari pihak Dinas Perhubungan (Dishub).

Misalnya terkait dengan aturan seberapa banyak bagian dari kendaraan tersebut yang boleh ditempeli dengan unsur kampanye.

“Kalau mobil pribadi itu kan yang penting tidak full, separo kalau nggak salah, kemudian kalau di angkutan umum kita koordinasi dengan Dishub. kalau ada kategori pelanggaran dari Dishub, maka masuk dalam kategori pelanggaran lainnya,” jelasnya.

Penggunaan kendaraan sebagai media kampanye untuk saat ini menurutnya juga masih diperbolehkan. Namun ketika memasuki masa tenang yaitu H-3 menjelang hari pemungutan suara, kendaraan tersebut sudah tidak boleh beroperasi di jalan.

“Kalau hari tenang kita bersihkan, karena kalau masa tenang kan jelas, tiga hari sebelum masuk hari H pemungutan tidak boleh ada kegiatan kampanye. Sedangkan hari ini kan diperbolehkan kampanye, kecuali di tempat yang dilarang,” imbuhnya.

Baca Juga: Jadi Lokasi Rawan Air, PDAM Tirta Jungporo Akan Benahi Layanan di Tiga Daerah Ini

Kemudian terkait dengan adanya keluhan dari masyarakat yang merasa keberatan ketika bagian dari rumahnya digunakan untuk memasang atau ditempeli APK kampanye, ia mengatakan bahwa hal tersebut dapat dilaporkan kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) terdekat.

“Bisa disampaikan ke panwaslu terdekat, bahasanya aduan keberatan. Sehingga panwas bisa menyampaikan aduan itu kepada pemilik baliho agar dipindahkan termasuk juga sticker,” jelasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER