31 C
Kudus
Rabu, Januari 28, 2026

Jadi Lokasi Rawan Air, PDAM Tirta Jungporo Akan Benahi Layanan di Tiga Daerah Ini

BETANEWS.ID, JEPARA – Berdasarkan data dari Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Jungporo terdapat tiga kecamatan di Kabupaten Jepara yang menjadi lokasi rawan air. Yaitu Desa Bandengan, Kuwasen, Kedungcino Kecamatan Jepara; Desa Tedunan, Karangaji, Kedung malang Kecamatan Kedung; dan Desa Ujung pandan Kecamatan Welahan.

Direktur PDAM Tirta Jungporo, Sapto Budirianto mengatakan bahwa untuk mengatasi hal tersebut mulai tahun depan PDAM akan fokus untuk meningkatkan layanan di tiga kecamatan tersebut. Salah satu upayanya yaitu dengan menambah sumur bor di tiga titik berbeda.

Baca Juga: Butuh 24.430 KPPS, KPU Jepara Berharap Partisipasi Masyarakat

-Advertisement-

“Jadi tahun depan Konsentrasi kita untuk meningkatkan pelayanan di daerah Jepara kota, Kecamatan Kedung dan di Desa Ujung pandan. Karena tiga daerah tersebut yang selama ini menjadi lokasi rawan air,” katanya pada Senin (11/12/2023) saat ditemui di Pendopo RA. Kartini, Kabupaten Jepara.

Di akhir tahun ini, dari pihak PDAM menurutnya juga sedang membangun sumur bor yang sudah berjalan di dua titik, yaitu di daerah Jepara Kota dan di Kecamatan Mlonggo.

Sesuai rencana, tadinya akan di bangun tiga sumur bor. Namun karena di struktut tanah di daerah Keling banyak di penuhi dengan batu cadas, sehingga rencana tersebut menurutnya dibatalkan.

“Kita rencananya bikin tiga yang satu di Keling tetapi waktu dicek kemarin kandungan batuan yang disana sangat tebal, sehingga ketika dikerjakan saat ini, bulan Desember tidak akan selesai,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa sumur tersebut sesuai rencana akan selesai di bangun pada akhir bulan Desember. Kemudian akan dilanjut dengan pemasangan pipa dan instalasi PLN yang menurut perhitungan akan selesai di bulan Maret tahun 2024 mendatang.

Sehingga ia berharap, di bulan Maret dia sumur tersebut sudah dapat beroperasi dan dapat membantu untuk meningkatkan pelayanan air PDAM di daerah Jepara kota.

Sedangkan untuk meningkatkan pelayanan di Kecamatan Kedung, ia menjelaskan bahwa sumur bor yang tadinya akan di bangun di Daerah Keling, akan dikaji kembali.

Jika memang daerah tersebut, belum membutuhkan tambahan sumur, menurutnya pembangunan sumur tersebut akan dialihkan ke Desa Welahan atau Gedangan.

Baca Juga: Gerakan Pasar Murah di Ujung Watu Sediakan Bahan Pokok dengan Harga di Bawah Pasaran

“Kemarin kita sudah sampaikan ke Dewan bahwa konsentrasi kita tahun depan di daerah Kedung dan Jepara kota. Sehingga sumur yang di Keling kita arahkan ke tempat-tempat yang rawan terhadap pelayanan PDAM,” jelasnya.

Di tahun 2020, dari PDAM menurutnya juga sudah membangun sumur bor di Desa Kerso dan Sowan Kidul. Namun karena jauhnya jarak aliran air, pembangunan sumur tersebut juga tidak mampu meningkatkan pelayanan air di Kecamatan Kedung Malang.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER