BETANEWS.ID, KUDUS – Siswa SMPN 1 Kudus, Raditya Faris Abdul Hakim menyumbang prestasi gemilang untuk Kabupaten Kudus. Ia berhasil meraih juara 1 dalam Olimpiade Fisika Universitas Negeri Semarang (Unnes) 2023 Sekolah Menengah Pertama Tingkat Nasional.
Kepala SMPN 1 Kudus, Ahadi Setiawan, melalui Pembimbing Olimpiade dan guru IPA, Sobirin, dangat mengapresiasi prestasi Faris. Ia mengaku bangga dan puas dengan kemenangan siswa kelas IX F itu.
“Kita targetnya juara 1 dan alhamdulillah Faris bisa mendapatkan itu. Tentunya dengan pembinaan yang intensif dari guru,” katanya saat ditemui di sekolah yang berada di Jalan Sunan Muria No 10A, Desa Barongan, Kecamatan/Kabupaten Kudus itu, Senin (4/11/2023).
Baca juga: Siswa SDN 6 Cendono Raih Juara 1 Mendongeng FTBI 2023 Tingkat Jateng
Sobirin mengatakan, untuk mendapatkan prestasi tersebut, pihaknya membutuhkan persiapan yang matang dan latihan rutin. Jelang pelaksanaan lomba, Faris bahkan diberikan pendampingan secara khusus dan intensif oleh guru pembimbing dan pembinaan dari guru IPA di SMPN 1 Kudus.
“Ketika kita melakukan pembinaan (Faris) cepat nangkapnya, jadi lebih mudah mengarahkannya. Pembinaannya tidak hanya dilakukan oleh satu dua guru, tapi kolaborasi guru IPA di yang ada di sini,” terangnya.
Menurutnya, Faris tidak mengalami kesulitan selama proses perlombaan. Mulai dari babak penyisihan hingga final, Faris mampu mengerjakan soal dengan lancar dan mengalahkan beberapa peserta dari sekolah lainnya.
“Untuk babak penyisihannya berupa soal, kemudian babak finalnya cerdas cermat dan simulasi praktikum,” ujarnya.
Baca juga: Siswa SMPN 1 Dawe Raih Perak Lari Estafet 4×80 Meter SAC Indonesia 2023 Tingkat Jateng
Selain juara 1 Olimpiade Fisika UNNES 2023, Faris juga meraih juara 1 Olimpiade IPA yang diadakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) 2023 tingkat Kabupaten Kudus.
Adanya siswa berprestasi seperti Faris, menjadi contoh bagi murid lainnya untuk terpacu semangatnya dalam belajar. Ia berharap akan ada lagi siswa yang mampu menyumbang medali perlombaan fisika tingkat nasional.
“Harapannya di Olimpiade Sains Nasional (OSN) itu bisa juara tingkat kabupaten, kemudian provinsi, dan maju tingkat nasional yang pelaksanaannya tahun depan. Untuk saat ini sudah mulai pembinaan secara intensif,” pungkasnya. (adv)
Editor:Ahmad Muhlisin

