BETANEWS.ID, JEPARA – Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta, menyebut kinerja PT BPR BKK Jepara (Perseroda) selama tiga tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Selain mengalami kenaikan laba, setoran deviden juga mengalami peningkatan.
Pada 2022, setoran deviden kepada pemegang saham Pemprov Jateng mencapai Rp3,6 miliar dan kepada Pemkab Jepara sebesar Rp3,5 miliar.
“Apresiasi saya sampaikan kepada BPR BKK Jepara karena membukukan pencapaian kinerja yang sehat,” katanya pada Gebyar Penarikan Undian Tamades tahun 2023 yang berlangsung di halaman Kantor Pusat Bank BKK Jepara, Rabu (11/10/2023).
Baca juga: Seleksi Dimulai, 10 JPTP Kosong di Jepara Bakal Segera Terisi
Kepercayaan masyarakat pun, menurutnya, juga mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan dana masyarakat berupa rekening Tamades dan Deposito yang pada Juli 2022 hingga Juli 2023 terdapat penambahan Rp5 miliar.
“Ini menerbitkan harapan, bahwa meski di tengah persaingan yang ketat, BPR BKK Jepara mempunyai kesempatan untuk terus tumbuh dan berkembang secara sehat dan profesional,” katanya.
Edy berpesan agar BPR BKK Jepara terus mendorong perekonomian masyarakat, lebih pro-aktif mendekati segmen pasar, selalu menjaga kepercayaan masyarakat, serta melakukan berbagai inovasi atau digitalisasi pelayanan.
Baca juga: Pegawai P3K Jepara Diminta Bekerja dengan Optimal
Direktur Utama PT BPR BKK Jepara Basri menargetkan, laba sebesar Rp19,36 miliar sepanjang 2023 atau 80,60 persen. Ditambahkan, dalam periode yang sama (sepanjang 2023), dana masyarakat tumbuh dari Rp375 miliar menjadi Rp416 miliar (90,30 persen), aset tumbuh Rp447 miliar menjadi Rp488 miliar (91,63 persen), kredit tumbuh Rp545 miliar menjadi Rp365 miliar (94,64 persen), serta pendapatan tumbuh Rp47,5 miliar menjadi Rp65,2 miliar (75,26 persen).
“Semoga BPR BKK Jepara semakin maju dan berkembang, serta memperkokoh eksistensinya sebagai bank perkreditan yang banyak memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Editor: Ahmad Muhlisin

