BETANEWS.ID, PATI – Puluhan jeriken, ember, hingga galon air mineral tampak berjejer di dekat sebuah kolam terpal berwarna biru yang berisi air. Kolam ini baru saja diisi air bersih yang merupakan bantuan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati.
Sejumlah orang kemudian mengambil air dari kolam itu untuk mengisi jeriken maupun galon yang kosong tersebut. Satu di antara mereka adalah Agnes Fitria.

Warga Desa Plosorejo, Kecamatan Pucakwangi, Pati ini mengaku bersyukur, hari ini kembali mendapatkan bantuan air bersih. Sudah sebulan lebih, desanya terdampak kekeringan karena musim kemarau.
Baca juga: PWI Pati Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan
Ia bahkan mengaku terpaksa harus mengunakan air keruh untuk mandi maupun mencuci. Hal itu dilakukannya ketika tidak ada bantuan air bersih dari masyarakat yang peduli.
“Ya terpaksa pakai air keruh untuk mandi, memasak dan lain sebagainya. Airnya juga berbau, nggak enak. Tapi ya gimana lagi, terpaksa,” ujar Agnes, Sabtu (23/9/2023).
Air yang kondisinya keruh tersebut, menurutnya didapatkan dari embung. Warga katanya terpaksa menggunakan air tersebut ketika tidak ada air yang bisa dimanfaatkan lagi.
Selama terdampak kekeringan, menurutnya, intensitas bantuan air di desanya cukup sering. Namun, memang katanya ada juga jeda yang terkadang di tempatnya tidak mendapat dropping air bersih.
Baca juga: 37 Ribu Jiwa di Pati Terdampak Kekeringan
Mewakili warga lainnya, ia pun mengaku bersyukur dan berterima kasih mendapatkan bantuan air bersih. Sehingga, nantinya dapat dimanfaatkan untuk keperluan mandi, mencuci hingga memasak.
“Terima kasih ya sudah diberikan bantuan air bersih. Kami di sini memang sangat memerlukan air bersih untuk keperluan sehari-hari,” ungkapnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

