BETANEWS.ID, KUDUS – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bisnis dan Start-up Mahasiswa (Bisma) lolos pendanaan kegiatan PPK Ormawa (Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan) oleh Kemdikbud. UKM Bisma menciptakan smart greenhouse sebagai wadah pemberdayaan masyarakat di kawasan Pegunungan Muria terutama, Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
Ketua PPK Ormawa, Firza Maulana Firdaus memaparkan, smart greenhouse atau rumah kaca pintar merupakan fasilitas pertanian yang memanfaatkan teknologi canggih, untuk menciptakan lingkungan yang dapat terkontrol secara optimal bagi pertumbuhan tanaman.
“Di Desa Japan terdapat beberapa komunitas yang terbentuk, salah satunya yaitu komunitas ibu-ibu PKK,” jelas mahasiswa Teknik Elektro tersebut melalui siaran tertulisnya, Rabu (6/9/2023).
Baca juga: Harga Kopi Muria di Pati Makin Menggila, Tembus Rp48 Ribu per Kilogram
Dari keterangan ketua PKK setempat, sambungnya, terdapat 75 persen anggota PKK yang memanfaatkan lahan di pekarangan rumah sebagai tempat berkebun. Tanaman obat menjadi salah satu tumbuhan yang ditanam untuk kebutuhan pribadi.
“Oleh sebab itu, dalam pelaksanaan program PPK, kami menciptakan smart greenhouse terletak di samping balai Desa Japan. Tepatnya di dalam rumah kaca pintar tersebut kami menanami beberapa jenis tanaman obat untuk dibudidyakan secara terkontrol. Tanamannya meliputi parijoto, kumis kucing, jahe, kencur, daun mint, lengkuas, strawberry, lidah buaya,” terangnya.

