31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Cuci Sepatu di Dry Jie Shoes Care Biayanya Cuma Rp15-20 Ribu, Sudah Termasuk Antar Jemput

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pasang sepatu tampak tertata rapi di rak-rak samping kanan dan kiri Dry Jie Shoes Care, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Di sana, seorang pria tampak sedang membersihkan sepatu. Ia adalah Teguh, laki-laki yang sudah menekuni usaha cuci sepatu sejak 2020 lalu.

Di sela-sela kesibukannya mencuci sepatu, Ia menceritakan ide awal membuka usaha tersebut. Ia mengungkapkan, membuka usaha tersebut karena kecintaannya terhadap kebersihan sepatu.

Teguh saat ditemui di Dry Jie Shoes Care. Foto: Anita Purnama Sari

“Gaji karyawan swasta kan masih UMR jadi coba cari tambahan. Awalnya dari hobi karena suka lihat sepatu yang bagus-bagus, sayang kalau kotor. Jadi cobalah buka usaha cuci sepatu,” jelas laki-laki berusia 34 tahun tersebut, Selasa (15/08/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Terinspirasi Dokter Tirta, Mahasiswa Asal Kudus Ini Bisa Raup Cuan dari Jasa Cuci Sepatu

Ia mengungkapkan, dahulu kesulitannya saat membuka usaha cuci sepatu karena masih banyak orang yang tidak begitu peduli dengan perawatan sepatu. Ia juga melakukan promosi hingga satu tahun yaitu Rp50 ribu per tiga pasang untuk masa pengenalan.

Promo-promo murah itu ia lakukan karena sasarannya saat membuka usaha adalah mahasiswa, pelajar. Sehingga, sampai saat ini Ia membanderol dengan harga Rp15 ribu untuk fast cleaning dan Rp20 ribu untuk deep cleaning. Harga itu sudah termasuk layanan antar jemput.

“Dulu yang menyuci sepatu di tempat saya hanya 10 saja, terkadang satu bulan tidak ada. Tapi sekarang sudah mulai ramai,” jelas laki-laki asli Dawe, Kudus itu.

Biasanya, proses pengerjaan sepatu sekitar 30-60 menit tergantung tingkat kekotoran sepatu dan metode pencucian yang diminta konsumen. Saat ini, pelanggannya mulai dari pelajar dan teman-teman lingkungan kerja.

Baca juga: Kusut.dz, Tempat Cuci Sepatu dengan Harga Terjangkau dan Hasilnya Dijamin Kinclong

“Bulan Agustus lalu sudah masuk lebih dari 30 pasang sepatu. Memang lebih dikenal masyarakat luas dari mulut ke mulut dibandingkan melalui media sosial,” jelasnya.

Selain mencuci, ia juga bisa mereparasi sepatu dan mengecat warna sepatu sesuai permintaan konsumen. Untuk bahan bakunya Ia bekerja sama dengan temannya di Semarang. Sejauh ini, ia dibantu satu karyawan yang buka setiap hari dari pukul 10.00-20.00 WIB.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER