Innalillahi, Kepala Disperkim Kota Semarang Tutup Usia

BETANEWS.ID, SEMARANG – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali, tutup usia pada Senin (7/8) pukul 03.30 WIB. Almarhum sebelumnya telah lama menderita sakit komplikasi. Jenazah Ali disemayamkan di rumah duka, Jalan Prasetya Indah, Kota Semarang. Sementara pemakaman dilaksanakan di Pemakaman Sidomukti, Kabupaten Pati.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyatakan turut berbela sungkawa atas meninggalnya salah satu pejabat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ia pimpin.

“Saya mewakili Pemerintah Kota Semarang, keluarga, pribadi, masyarakat turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya, karena beliau itu adalah salah satu sosok yang luar biasa, utamanya dalam menginovasi taman-taman yang ada di Kota Semarang. Salah satunya juga maintenance yang Taman Indonesia Kaya itu kan juga tidak mudah. Juga lingkungan, jalan, saluran, juga di bawah Perkim, juga penerangan,” ungkap Ita saat ditemui di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang.

-Advertisement-

Baca juga: Ziarah ke Mbah Bustam Semarang, Sekda Iswar Aminuddin: Jangan Lupakan Perjuangannya!

Ita juga merasa kehilangan sosok Ali, karena beberapa program pemerintah kota yang sudah direncanakan. Ini terutama program-program mendekati tahun baru. Ia merasa sosok Ali dapat membantunya dalam melakukan inovasi-inovasi terkait. Ia pun hanya bisa berpasrah pada suratan takdir atas meninggalnya sosok yang diandalkannya.

Ita menuturkan, tiga minggu sebelumnya ia telah menengok Ali. Ia mengatakan, saat itu kondisi Ali semakin memburuk dan tidak bisa beraktivitas apa-apa dan dalam perawatan di rumah sakit. Ali yang saat itu menjalani kemoterapi, menurut Ita, hanya bisa merespon kunjungannya dengan sedikit komunikasi. Sedangkan Ali sendiri pada Desember mendatang sebenarnya sudah memasuki masa pensiun.

Selanjutnya, Ita menyatakan akan segera menunjuk pejabat Pelaksana Tugas (Plt) untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Ali. Sebelumnya, saat Ali masih hidup dan dalam kondisi sakit-sakitan, posisi Ali beberapa kali diwakilkan Pelaksana Harian (Plh). Ini karena Ali hanya bisa sesekali aktif memimpin dinasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER