BETANEWS.ID, DEMAK – Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Demak mendapatkan sorotan dari DPRD Demak dalam rapat paripurna, Kamis (27/7/2023). Hal itu dinilai dividen PT Aneka Wirausaha tahun 2022 masih rendah.
Menerima kritikan tersebut, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan SDA Setda Demak Arief Sudaryanto, mengakui PT Aneka Wirausaha masih menghasilkan dividen rendah. Akan tetapi target dividen dari tujuh BUMD tahun 2022 sudah melampaui jumlah yang ditargetkan.
Baca Juga: Setda Demak Tegaskan Nilai Obat Kadaluwarsa Tak Sampai Rp 600 Juta
“Target totalnya Rp 26 sekian Miliar dan ini kita sudah mendapatkan Rp28 Miliar yang melampaui target kira-kira Rp 1,9 Miliar, ” katanya saat ditemui di kantor Setda Demak, Jumat (28/7/2023).
Ia menyebut, dividen yang dihasilkan PT Aneka Wirausaha tahun 2022 sebanyak Rp 120 juta. Berbeda dengan dividen BUMD lainnya yang bisa mencapai dividen miliaran rupiah.
“Kalau target masih kecil, hanya Rp 110 juta dibandingkan teman-teman BUMD lainnya yang minimal Rp 500 juta, ada yang gede itu Rp 3,4 Miliar, ” imbuhnya.
Adapun bisnis yang dijalankan PT Aneka Wirausaha, diantaranya gas subsidi dan non subsidi, pabrik es, stasiun pengisian bahan bakar untuk nelayan, perusahaan air minum, dan lain-lain.
Baca Juga: Sejumlah Fraksi DPRD Demak Soroti LKPJ Tidak Sinkron dengan APBD
Arief menerangkan, kedepannya PT Aneka Wirausaha nantinya lebih diperhatikan lagi. Sehingga dapat menghasilkan dividen yang maksimal.
“Yang masih kecil misalnya PT Demak Aneka Wirausaha karena memang kami masih betul-betul mendorong, membina perusahaan ini semakin lebih baik,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

