Pj Bupati Optimis Jepara Mampu Raih Penghargaan Swasti Saba Tertinggi

BETANEWS.ID ,JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara saat ini sedang melakukan persiapan verifikasi lanjutan dalam penilaian menuju penghargaan Kabupaten/Kota Sehat yang diadakan oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama dengan dengan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) setiap dua tahun sekali.

Dalam paparannya yang disampaikan kepada tim verifikator pusat melalui rapat zoom meeting di Ruang Command Center Setda Jepara, Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta menyampaikan beberapa hal terkait dengan unsur penilaian yang akan dilaksanakan.

Baca Juga: Ditempati 60 Pengguna, Pendapatan Restribusi Pasar Kerajinan Jepara Hanya Rp 55 Juta

-Advertisement-

Yaitu diantarnya gambaran umum Kabupaten Jepara, indeks kesehatan masyarakat tertentu, rencana berjangka untuk program kesehatan dan beberapa hal lain.

Ia menyampaikan bahwa Jepara merupakan
Kabupaten yang dikenal dengan kerajinan ukir. Saking terkenalnya, menurutnya kerajinan tersebut membuat Jepara dijuluki sebagai Kota Ukir Dunia.

Sementara terkait dengan hasil penilaian terhadap 9 tatanan dan 150 indikator yang akan dinilai oleh tim verifikator pusat, ia menargetkan Jepara mampu meraih nilai 89,45% di 9 tatanan tersebut.

Sedangkan untuk hasil nilai presentase tatanan di kabupaten jepara yang telah di verifikasi provinsi yaitu Kehidupan tatanan masyarakat sehat mandiri 93,75%, Permukiman dan fasilitas umum 87,50%, Satuan pendidikan 95,45%, Pasar 83,33%, Pariwisata 96,15%, Transportasi dan tertib lalu lintas jalan 93,75%, Perkantoran dan perindustrian 85,71%, Perlindungan sosial 85,29%, Pencegahan dan penanganan bencana 84,09%.

“Hasil asesmen sementara verifikasi lanjutan KKS kabupaten Jepara memang ada beberapa tatanan yang belum tercapai. Namun kami berkomitmen akan memenuhi segala kekurangan baik dari hasil asesmen maupun hasil verifikasi lanjutan hari ini,” katanya saat menghadiri Verifikasi Penilaian KKS secara daring, Senin (24/7/2023).

Untuk mencapai hal tersebut, Ia mengatakan bahwa dibutuhkan kerjasama dari semua pihak terkait sehingga membutuhkan sinergi serta kerja kolaboratif guna mewujudkan Kabupaten Jepara sehat.

“Di tahun 2023 ini kami optimis bisa meraih penghargaan Swasti Saba Wistara (Penghargaan tertinggi dalam penilaian KKS) disertai dengan bukti nyata capaian yang telah dilaksanakan selama ini,” tutupnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko, meminta agar tim forum kabupaten sehat dalam dua hari kedepan untuk melengkapi semua kelengkapan dokumen.

Hal ini juga sebagai upaya untuk mendongkak nilai tatanan yang masih dibawah target. “Saya berharap selama dua hari, dokumen bisa dilengkapi,” katanya.

Terselenggaranya penilaian KKS ini juga diharapkan dapat meningkatkan produktifitas serta perekonomian masyarakat Jepara. Sebab dalam penelaian KSS tersebut menurutnya terdapat beberapa indikator yang akan membuat masyarakat merasa nyaman dan tentram.

Baca Juga: Dikenal Sebagai Penghasil Tenun, Desa Troso Juga Dijuluki Kampung Keranjang

“Saat hal ini terjadi, maka produktifitas serta sektor perekonomian masyarakat diharapkan akan semakin meningkat dan berperan dalam pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Adapun sebagai informasi capaian Swasti Saba yang pernah diperoleh Kabupaten Jepara yaitu Sawasti Saba Padapa yang diperoleh pada tahun 2009, Swasti Saba Wiwerda pada tahun 2011, 2013 dan 2015.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER