BETANEWS. ID,PATI – Belasan wilayah di Kabupaten Rembang terancam diguncang gempa cukup besar. Hal ini terjadi akibat aktifnya Sesar Pati sesuai informasi diberikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Permintaan waspada tersebut disampaikan Kepala Pelaksana (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya mengutip informasi diperoleh BMKG. Ancaman gempa di daerah Rembang tersebut, dapat mencapai skala 8 Modified Mercally Intensity (MMI).
Baca Juga: Marak Baliho Bergambar Jokowi dan Prabowo di Pati, Hardi: Ini Menunjukkan Keduanya Rukun
“Meskipun bernama Sesar Pati, tetapi gempa bumi itu dirasakan di luar daerah terutama Rembang,” ujar Martinus.
Sesar Pati mulai kembali aktif diketahui setelah gempa mengguncang Tuban pada 14 April lalu. Menurutnya, ancaman paling terdekat adalah 14 kecamatan di Rembang dan diprediksi dapat menyebabkan gempa tektonik dangkal.
“Guncangan gempa tektonik di Rembang yang dihasilkan, dapat mencapai skala intensitas V hingga VIII MMI. Sedangkan dampak di Kabupaten Pati sendiri belum dirilis oleh BMKG,” imbuhnya.
Wilayah Kabupaten Rembang yang terancam gempa bumi tersebut, ungkap Martinus, yakni skala 8 MMI (Sumber dan Kecamatan Sulang), skala 7 MMI (Bulu, Pamotan  Rembang dan Sedan), skala 6 MMI (Gunem, Kaliori, Lasem dan Pancur) serta skala 5 MMI (Kragan, Sluke Sarang, Sale).
Baca Juga: Sebelum Kapal Dibakar, Mukied Sebut Terjadi Perampokan Terhadap ABK
Meskipun gempa akibat aktifnya Sesar Pati terjadi di Rembang, menurut Martinus, namun beberapa wilayah di Pati tetap harus mewaspadai yakni di Kecamatan Pati, Jakenan dan Batangan.
“Kita akan terus lakukan pemantauan dan memperhatikan informasi dari BMKG,” pungkasnya.

