31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Dapati Pelajar Merokok Karena Terpengaruh Temannya, Ini Pesan Bupati Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus melaksanakan sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN), Selasa (20/6/2023). Acara itu dilaksanakan di Pendapa Kabupaten Kudus, dengan sasaran para pelajar SMA dan SMK sederajat.

Ada 80 pelajar yang diundang dalam sosialisasi P4GN tersebut, terutama mereka  yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Kudus.

Ada momen menarik dalam sosialisasi tersebut, saat Bupati Kudus Hartopo bertanya kepada para siswa yang hadir. Ia meminta pelajar yang sudah merokok untuk angkat tangan.

-Advertisement-

Baca juga: Hartopo Blak-Blakan Sebut Warga Kudus Banyak yang Mengaku Miskin

Pada pertanyaan pertama, tak ada satu pun siswa yang angkat tangan. Namun, setelah orang nomor satu di Kudus itu meminta mereka jujur dan berjanji tak akan memberi hukuman, kemudian ada dua siswa yang mengacung.

Kedua siswa itu pun diminta untuk maju ke depan dan ditanya Hartopo sejak kapan merokok dan kenapa kok tertarik untuk merokok. Di antara siswa itu menjawab bahwa sudah merokok sejak kelas 3 SMP. Alasan merokok awalnya hanya coba-coba karena melihat teman-temanya yang merokok dan terlihat nikmat.

“Awalnya coba-coba, Pak, ikut teman. Pertama rokok rasanya tidak enak, tapi mencoba terus jadi kebiasan. Kalau sekarang rokok itu bisa menenangkan pikiran,” ujarnya.

Karena sudah terlanjur, dua siswa itu pun kemudian dinasihati oleh Hartopo untuk mengurangi rokoknya secara perlahan, hingga nantinya bisa meninggalkan kebiasan merokok.

“Rokoknya dikurangi perlahan ya. Misal sehari sebungkus, tiap hari dikurangi satu dulu. Terus dikurangi hingga nantinya tidak bisa lepas dari rokok,” bebernya.

Hartopo pun berpesan, Sebagai generasi penerus bangsa, para pelajar harus memiliki tekad kuat dalam belajar. Sehingga tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan dan fokus menggapai cita-cita.

“Kalau mau sukses, harus punya prinsip. Jangan mudah dipengaruhi oleh teman maupun lingkungan. Apalagi kalau ternyata pengaruhnya jelek,” tegas Hartopo.

Baca juga: Masuki Masa PPDB, Ada Kuota Sekolah Gratis untuk Warga Miskin

Hartopo yakin komitmen yang kuat akan menumbuhkan pribadi yang tak mudah goyah. Hal itu pulalah yang menjauhkan pelajar ke dalam jurang narkoba.

“Melihat temannya memakai narkoba, pasti ada ajakan atau keinginan untuk mencoba. Nah, di sini ujiannya, apakah adik-adik mampu memegang komitmen tersebut atau tidak,” paparnya.

Bupati menegaskan bahwa narkoba dapat merusak masa depan remaja. Pihaknya mengimbau pelajar untuk ikut menjadi duta anti narkoba bagi teman sebaya.

“Setelah sosialisasi ini, harus bisa mengajak teman-temannya untuk menjauhi narkoba,” pesannya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER