Rujak Werak di Morodemak Ini Hanya Berisi Satu Buah dan Diguyur Kuah Air Kelapa Kecut

BETANEWS.ID, DEMAK – Desa Morodemak, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, selain memiliki kuliner unik berupa rujak Moro, juga punya rujak kuah lain yang tak kalah enak, yaitu rujak Werak. Menariknya, rujak ini hanya memiliki satu isian buah bengkoang yang telah diparut. Kemudian ditambahi air kelapa kecut yang telah didiamkan selama empat hari, dan diberi sambal lotis yang pedas.

Menurut penjual rujak Werak, Rosidah, kata ‘werak’ merupakan istilah air kelapa yang sudah dikecutkan. Karena memiliki rasa asam seperti arak, air kelapa kecut itu kemudian dinamai dengan werak.

Baca juga: Rujak Morodemak Ini Punya Cita Rasa Unik dari Perpaduan Kluwek dan Petis

-Advertisement-

“Rujak Werak itu, parutan bengkoang diberi sambal lotis dan sambal Werak pedas yang dibuat dari cabai, terasi, garam, dan asam Jawa,” katanya pada betanews. id Sabtu (3/5/2023).

Memiliki rasa yang segar, rujak Werak justru diminati oleh kalangan orang tua di Desa Morodemak. Hal itu karena teksturnya yang lebih empuk ketimbang rujak lainnya.

“Kebanyakan yang suka rujak Werak malah orang tua, karena kan empuk. Kalau anak muda sukanya rujak Moro,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, rujak Werak juga dipercaya masyarakat memiliki khasiat yang baik untuk tubuh, terutama untuk penyakit lambung, seperti diare dan sakit perut.

Baca juga: Segarnya Es Dawet Ayu Durian di Tembiring Demak yang Harganya Cuma Segini

“Ceritanya itu kalau orang lagi sakit perut diare, dikasih makan rujak Werak terus hilang, entah itu karena kuahnya atau apanya ” terangnya di warung yang buka pada 10.00-21.00 WIB itu.

Untuk menikmati rujak Werak, pembeli tidak perlu khawatir dengan kondisi kantong, karena harga yang murah. Pembeli cukup merogoh kocek Rp3 ribu per porsi.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER