BETANEWS. ID, PATI – Bayi dari Budiati (31) saat ini masih dalam perawatan di RSUD Soewondo Pati. Bayi berusia dua pekan tersebut, dirawat di ruang Perinatal. Budiati, ditemukan meninggal di rumah kontrakannya di Perumahan Griya Pesona Dukuh Ngipik, Desa Kutoharjo, Kecamatan/ Kabupaten Pati pada Rabu (14/6/2023) malam.
Saat ditemukan meninggal itu, Budiati dalam kondisi memeluk bungsunya yang masih usia dua pekan tersebut. Sedangkan dua anaknya yang berusia 2 tahun dan 4 tahun memeluk punggung ibunya.
Pada saat ditemukan, kondisi bayi juga dalam keadaan kritis, sehingga warga langsung melarikannnya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Warga kemudian juga patungan untuk membantu biaya perawatan sang bayi di rumah sakit.
Baca juga: Seorang Ibu di Pati Ditemukan Meninggal dalam Kondisi Memeluk Bayinya
Mendapatkan informasi itu, pihak RSUD Soewondo menyebut akan membantu memberikan keringanan biaya perawatan sang bayi tersebut.
“Kami dari rumah sakit tentu tidak diam saja, tapi juga ikut membantu,” ujar Ali Muslihin, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Soewondo Pati.
Ali juga menceritakan kondisi bayi tersebut saat dibawa ke rumah sakit.
“Pada tanggal 14 malem, bayi itu dibawa ke UGD dalam kondisi lemah dan merintih, sempat kejang-kejang. Kemudian dirawat di Perinatal dan ternyata bayinya itu berumur 15 harian,” ungkapnya.
Ia melanjutkan, bayi tersebut kemudian ditangani oleh dokter spesialis anak dan dirawat secara intensif.
Baca juga: Sempat Kritis, Begini Kondisi Bayi di Pati yang Ditemukan Dalam Posisi Dipeluk Ibunya yang Meninggal
“Kemudian diberikan pengobatan macam-macam, terutama anti kejang dan pernafasan,” imbuhnya.
Ali menyebut, saat ini kondisi bayi Budiati sudah berangsur membaik dan CPAP (continous positive airway pressure), yakni alat bantu pernafasan sudah dilepas dan sudah menggunakan oksigen biasa. Anti kejangnya, katanya juga tidak diberikan lagi.
Menurutnya, jika kondisi bayi nantinya sudah benar-benar membaik, maka akan segera dipulangkan. Saat ini, ia menyebut melakukan pengawasan secara intensif terhadap kondisi bayi itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

