BETANEWS.ID, JEPARA – Sejumlah proyek pengerjaan infrastruktur seperti perbaikan jalan dan saluran air yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat Jepara sudah mulai masuk masa sanggah dalam pengajuan tender oleh beberapa perusahaan. Proyek-proyek tersebut diperkirakan bakal mulai dikerjakan pada awal bulan Juni 2023.
Hal tersebut seperti disampaikan oleh Hasanuddin Hermawan, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jepara, Selasa (16/5/2023), saat ditemui di ruangannya.
Dia mengatakan, total keseluruhan proyek yang bakal dikerjakan berjumlah 99 kegiatan. Paling banyak berada di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga sejumlah 45 paket kegiatan. Sedangkan 44 lainnya berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Baca juga: Pemkab Jepara Kaji Pemanfaatan Tujuh Aset Tanah Idle
Di DPUR, kata Hasan, paket kegiatan tersebut terbagi menjadi enam kegiatan di bidang pengairan, 12 kegiatan di Bina Marga, dan 26 kegiatan dalam bidang Cipta Karya.
“Paket pengadaan kegiatan khususnya di saran fisik ini memang sudah dimulai, setelah di umumkan, penyedia melakukan penawaran pekerjaan, dievaluasi, awal Juni sudah bisa jalan. Dengan adanya proyek pengerjaan tender yang dilakukan di awal ini harapannya bisa menjawab kerusakan infrastruktur utamanya jalan di Jepara,” tambahnya.
Di antara proyek pekerjaan dari bidang Bina Marga dengan alokasi anggaran paling besar yakni penataan trotoar Jalan Pemuda. Proyek ini dialokasikan anggaran sebesar Rp 21 miliar yang ditenderkan.
Selain itu, katanya, ada juga rehabilitasi jembatan Kedungleper-Jerukwangi di daerah Bangsri dengan pagu anggaran Rp 4 miliar, kemudian pembangunan drainase jalan Mayong-Paren senilai Rp 750 juta.
Baca juga: Pelaku UKM di Jepara Diharapkan Mampu Kuasai Bisnis Digital
“Selain perbaikan jalan dari Disdikpora itu ada perbaikan sarpras pendidikan di antaranya laboratorium, gedung perpustakaan, pagar, sanitasi di sekolahan yang intinya untuk menunjang pendidikan,” jelasnya.
Hasan menambahkan, empat perangkat daerah lain yang proses tendernya sudah berjalan yakni Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sejumlah enam kegiatan. Serta dari Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, serta Dinas Permukiman dan Perumahan masing-masing dua kegiatan.
Editor: Suwoko

