Bawaslu Kota Semarang Awasi Aksi Buruh, KSPSI Jateng: ‘Fokus Ajalah Sama Tupoksimu’

BETANEWS.ID, KOTA SEMARANG – Gelombang aksi Hari Buruh Sedunia atau May Day yang jatuh pada 1 Mei ini mendapat perhatian khusus dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Di Semarang, aksi ratusan buruh beberapa serikat pekerja di Jawa Tengah yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Tengah dan berkolaborasi dengan Partai Buruh Jawa Tengah turut diawasi Bawaslu Kota Semarang.

Sepanjang berlangsungnya aksi long march dari Titik Nol Kota Semarang hingga kompleks Gubernuran dan DPRD Jawa Tengah, Bawaslu Kota Semarang turut hadir mendampingi para pengunjuk rasa.

Anggota Bawaslu Kota Semarang, Nining Susanti mengatakan, kehadiran pihaknya dalam aksi May Day tersebut bertujuan melakukan pengawasan dalam kaitannya proses jelang Pemilu 2024.

-Advertisement-

Baca juga: Buruh di Semarang Kritik Birokrat Mereduksi Makna May Day Jadi Hari untuk Liburan

Nining menegaskan, pihaknya telah mewanti-wanti siapapun yang akan terlibat dalam aksi May Day tidak melakukan kampanye politik berkenaan Pemilu 2024. Dalam aksi May Day kali ini kehadiran Partai Buruh Jawa Tengah yang merupakan peserta Pemilu 2024 menjadi salah satu pihak yang dinilai Bawaslu berpotensi melakukan pelanggaran Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 2024. Hal ini mengingat proses Pemilu 2024 belum memasuki masa kampanye.

Potensi pelanggaran yang dimaksud Bawaslu adalah kampanye pemilu, visi misi partai politik dan bakal calon legislatif maupun eksekutif, serta ajakan-ajakan untuk terlibat dalam aktivitas Pemilu 2024.

“Kami sepanjang hari ini mengawasi jalannya May Day untuk memastikan bahwa kegiatan May Day sesuai perizinan yang dibuat,” terang Nining.

Merespon hal tersebut, Sekretaris KSPI Jateng yang sekaligus Ketua FSPMI Jateng dan Ketua Exco Partai Buruh Jawa Tengah, Aulia Hakim mengatakan bahwa May Day tidak bisa dipisahkan dari aktivitas Partai Buruh.

Hal ini karena visi misi Partai Buruh sejalan dengan perjuangan buruh, termasuk dalam May Day. Pihaknya meminta agar Bawaslu tidak hanya berkonsentrasi mengawasi Partai Buruh.

Baca juga: Ganjar Dapat Dukungan dari Konfederasi Buruh

“Fokus ajalah Bawaslu dengan tupoksinya, kalau hal seperti ini kami juga sudah paham, terkait sosialisasi, kampanye. Tapi tidak bisa dipisahkan, antara May Day dengan Partai Buruh, dengan visi misinya, ini satu frame,” tandas Aulia.

Sementara dalam aksi ini para pengunjuk rasa juga mengajak masyarakat untuk memilih calon presiden 2024 yang berpihak kepada kepentingan buruh.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER