31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Kopri PC PMII Kudus Suarakan Pentingnya Pendidikan Bagi Perempuan Melalui Aksi Damai

SEPUTARKUDUS.COM, SIMPANG TUJUH – Suara megaphone toa terdengar keras saat puluhan orang berjalan melintasi Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (7/5/2017) pagi. Mereka terlihat berjalan beriringan di tengah aktivitas masyarakat pada saat Care Free Day. Mereka merupakan peserta aksi damai gerakan kesadaran perempuan yang tergabung dalam Korps PMII Putri (Kopri) Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kudus.

Ketua Kopri PC PMII Kudus Fitriya Dwi Noor Aini berorasi dalam aksi damai 2017_5
Ketua Kopri PC PMII Kudus Fitriya Dwi Noor Aini berorasi dalam aksi damai. Foto: Sutopo Ahmad

Kepada Seputarkudus.com, koordinator lapangan aksi, Lisa Mayna Wulandari (20), sudi berbagi penjelasan terkait dengan aksi tersebut. Dia menjelaskan, kegiatan itu dilakukan memperingati hari pendidikan nasional (Hardiknas). Dalam momentum itu, dia ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyuarakan pentingnya pendidikan tinggi bagi perempuan.

-Advertisement-

“Tujuan aksi ini, kami ingin menyadarkan warga khususnya kaum hawa bahwa pendidikan tinggi sangatlah penting. Perempuan bukan generasi terpasung yang hanya duduk di rumah sebagai ibu rumah tangga saja. Mereka juga berhak mengenyam pendidikan yang setinggi-tingganya agar kelak dapat mendidik anak-anaknya dengan baik,” ungkap Lisa.

Warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus, ini mengatakan, meski pemerintah Kudus sudah mencanangkan wajib belajar 12 tahun, hal itu belum sepenuhnya terealisasi secara maksimal. Itu terbukti, masih banyak kaum perempuan di lingkungan tempat dia tinggal yang hanya mengentaskan pendidikan hingga sekolah dasar (SD).

“Pendidikan di Kudus sangat baik, tapi belum begitu maksimal. Soalnya di desa saya, masih banyak perempuan yang hanya lulus SD langsung bekerja di Pasar Kliwon,” ujar Lisa yang tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muria Kudus (UMK).

Sementara itu, Ketua Kopri PC PMII Kudus Fitriya Dwi Noor Aini (23), memberitahukan, kegiatan aksi damai juga diikuti sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam PMII. Mereka di antaranya, Pengurus PC PMII Kudus, PMII Komisariat Sunan Muria, PMII Komisariat Sunan Kudus, dan anggota rayon di lingkup UMK dan Sekolah Tinggi Islam Negeri (STAIN), serta Teater Gerak 11 PMII cabang Kudus.

Fitri, begitu akrab disapa, menambahkan, aksi damai gerakan kesadaran perempuan disuguhkan dengan menampilan teatrikal dari Teater Gerak 11. Menurutnya, dengan terselenggaranya kegiatan itu, dia berharap masyarakat sadar bahwa pendidikan tinggi sangatlah penting. Selain itu, maraknya kekerasan seksual terhadap perempuan di dunia pendidikan harus segera dihentikan dan di hukum secara adil.

“Harapan kami, perempuan semakin sadar tentang pendidikan dan kekerasan terhadap perempuan juga secepatnya harus dihentikan. Dunia pendidikan tempat menuntut ilmu, bukan tempat bagi perempuan untuk dilecehkan. Kami juga berharap, ada kesetaraan hak-hak bagi perempuan dan laki-laki,” tambah Fitri yang menamatkan pendidikan sarjana di UMK.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER