Kentongan Digital Jadi Alternatif Pengamanan Mudik 2023

BETANEWS.ID, SEMARANG – Idulfitri sudah semakin dekat. Sebagai daerah perlintasan, Kota Semarang sudah menjadi langganan sebagai jalur arus mudik dan arus balik. Pemerintah Kota Semarang pun mulai melakukan berbagai upaya untuk memperlancar momen tradisi tahunan di hari raya umat Islam ini.

Salah satu yang menjadi fokus pemerintah kota untuk mudik 2023 ini adalah soal keamanan. Untuk itu, Pemerintah Kota Semarang melakukan koordinasi lintas sektoral dengan Forkopimda, Senin (10/4/2023).

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Ita mengatakan, melalui koordinasi ini diharapkan momen mudik 2023 bisa berjalan aman, tertib, dan lancar.

-Advertisement-

Baca juga: Ganjar Blusukan ke Pasar Johar, Pastikan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran Stabil

“Tadi memang kita menyiapkan rapat Forkopimda karena pemerintah kota ini tidak bisa sendiri, pasti akan melibatkan Forkopimda, dari Polrestabes, Kodim, kemudian dari Kejaksaan, Lanal, dan seluruh anggota Forkopapimda yang lain,” ungkap Ita.

Ita juga mengapresiasi fitur Kenita (Kentongan Digital) di aplikasi Libas milik Polrestabes Semarang sebagai pelaporan soal keamanan lingkungan. Aplikasi ini secara informatif dapat mengabarkan setiap kejadian di sebuah wilayah agar dapat dipantau oleh polisi dan masyarakat.

Sejauh ini aplikasi Libas sudah diunduh oleh 133 ribu orang. Ita berharap agar aplikasi Libas dapat diunduh lebih banyak masyarakat lagi, agar memudahkan penanganan masalah keamanan di Kota Semarang.

Selain itu, Ita menekankan pula pelayanan publik, meliputi kebersihan lingkungan, pengelolaan fisik jalan, arus lalu lintas, hingga kesiap siagaan tim darurat.

Sementara Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, dalam mudik 2023 ini pihaknya mewaspadai potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

“Ada beberapa kerawanan yang mungkin terjadi akibat dari pergerakan masyarakat. Yang pertama tentang kecelakaan lalu lintas, kemudian tentang kepadatan lalu lintas, dan kejahatan misalnya pencurian di rumah kosong,” ungkap Irwan.

Irwan menambahkan, pihaknya akan menyiapkan 14 posko selama Operasi Ketupat 2023. Dua di antaranya adalah posko terpadu yang ditempatkan di Simpang Lima dan Kalikangkung.

Baca juga: Jalan Tol Solo-Jogja Seksi 1 Kartasura-Purwomartani Akan Dibuka Sementara untuk Arus Mudik

Dalam fungsi khususnya, posko terpadu di Simpang Lima digunakan untuk memonitor situasi dalam kota dan jalur-jalur alternatif non tol. Sedangkan Posko terpadu Kali Kangkung digunakan untuk memantau arus lalu lintas jalan tol, mulai dari pintu masuk Jawa Tengah sampai pintu keluar tol Jawa Timur.

Selain itu disiapkan pula juga 6 pos pelayanan (YAN), 6 pos PAM di pintu tol keluar masuk Kota Semarang, rest area, daerah rawan macet, dan tempat keramaian.

Secara keseluruhan pengamanan momen mudik 2023 ini melibatkan 1.567 personel gabungan dari TNI, Polri, Kementerian terkait, serta jajaran Pemerintah Kota Semarang dan BUMN.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER