31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Atap 3 Ruang Kelas SDN Tambaharjo 2 Pati Rusak Parah

BETANEWS.ID, PATI – Aktivitas belajar mengajar di SDN Tambaharjo 2, Kecamatan Tambakromo, Pati, siang itu tampak berjalan normal di tiga ruang kelas, yakni kelas 4, 5 dan 6. Sementara di bagian lain, ruang kelas 1, 2, dan 3 tampak kosong.

Tak ada aktivitas apapun di tiga ruang kelas tersebut dalam dua hari ini. Tampak, atap ruang kelas tersebut ambrol cukup parah. Cahaya matahari begitu leluasa masuk ke dalam ruangan yang biasanya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar tersebut.

Kondisi atap ruang kelas di SDN Tambaharjo 2 yang rusak parah. FOto: Kholistiono

Kepala SDN Tambaharjo 2, Siti Muawanah mengatakan, pada Minggu (2/4/2023) sore, angin kencang membuat tanaman yang berada di depan kelas 3 dahannya patah menimpa sebagian atap kelas. Akibatnya, atap tersebut rusak di beberapa bagian yang cukup parah.

-Advertisement-

Baca juga: 137 Sekolah Rusak di Kudus Akan Diperbaiki dengan Anggaran Rp41,9 Miliar

“Ternyata kerusakan atap tidak hanya terjadi di kelas 3 saja, tetapi kelas 2, 1 dan gudang juga rusak. Yang paling parah itu atap parkiran kendaraan sepeda yang berada di samping ruang kelas 3,” ujar Siti, Selasa (4/4/2023).

Ia menyebut, sebenarnya bangunan ruang kelas tersebut termasuk bangunan lama. Bahkan, untuk ruang kelas 1, satu tahun lalu plafonnya sudah jebol. Ketika itu, pihak sekolah melakukan rapat dengan pihak komite terkait kondisi tersebut.

Akhirnya, dari pihak komite bergotong royong untuk melakukan perbaikan sementara. Hal ini, agar siswa bisa belajar kembali secara tatap muka. Hingga dua hari lalu terjadi atap ambrol di tiga kelas, satu gudang dan parkiran.

Baca juga: Jalur Pantura Pati-Rembang Macet Parah Akibat Proyek Perbaikan Jalan

Ia pun menyebut, sebenarnya pihaknya beberapa tahun lalu sudah mengajukan perbaikan ruang kelas tersebut. Namun, hingga sekarang belum ada progres terkait renovasi ruang kelas.

“Saya berharap dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat bisa membantu perbaikan ruang kelas kami. Kasihan belajarnya anak-anak,” ungkapnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER