31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Melihat Proses Pembuatan Jamu Bubur Coro Khas Demak

BETANEWS.ID, DEMAK – Bubur jamu coro tentunya tidak asing lagi bagi masyarakat Kabupaten Demak. Kuliner jadul ini, memang terkenal sebagai menu penghangat di kala musim hujan seperti ini.

Salah satu penjual Jamu Bubur Coro yakni Sri Puji Utami (41) yang tinggal di Desa Krapyak, Kecamatan/Kabupaten Demak. Menurutnya, minuman itu sudah ada sejak zaman Kesultanan Demak Bintoro.

Proses pembuatan jamu bubur coro. Foto: Sekarwati.

Baca juga: Diracik dengan 15 Rempah, Jamu Bubur Coro Sudah Ada Sejak Kesultanan Demak Bintoro

-Advertisement-

“Jamu Bubur Coro itu terbuat dari tepung beras dengan campuran jamu dan jahe, total ada 15 bahan rempah-rempah,” katanya pada Betanews.id, Selasa (21/2/2023).

Tidak hanya itu, khasiat Jamu Bubur Coro pun tidak main-main. Sri menambahkan, minuman ini bermanfaat untuk meningkatkan imun tubuh, merilekskan badan ketika capek, meredakan pilek, menambah nafsu makan, dan lain-lain.

“Orang kalau mau minum ini tidak mengenal musim, karena kan banyak orang capek, langsung minum ini jadi semangat lagi, ” imbuhnya.

Untuk membuat Jamu Bubur Coro, Sri menerangkan, mula-mula memasak tepung beras menjadi bubur sumsum. Setelah matang, lalu membuat kuah bubur dengan beberapa bahan jamu, di antaranya akar wangi, sereh, jahe emprit, kayu manis, cabe kuyang, air pandan, dan lain-lain.

Baca juga: Jamu Coro, Minuman Khas Demak Ini Laris Manis Saat Pandemi

“Kami menggunakan bahan-bahan pilihan, jadi memang asli racikan sendiri. Itu yang membuat Jamu Bubur Coro terasa mantap, ” terangnya.

Pembeli yang ingin menikmati Jamu Bubur Coro, dapat memesan saat Sri mangkal di jalan Bhayangkara perempatan Kali Tuntang, pukul 15.00-17.30 WIB. Untuk satu porsi dijual dengan harga Rp 3 ribu.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER