Ratusan Hektare Tanaman Padi di Undaan Lor Gagal Panen Gegara Banjir, Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan hektare area persawahan Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kudus, sudah dipastikan gagal panen lantaran terendam banjir kurang lebih sudah dua pekan ini. Hingga sekarang air juga masih menggenangi lahan persawahan di desa tersebut.

Kepada Desa Undaan Lor Nurul Qomar mengatakan, dari total keseluruhan lahan pertanian seluas 450 hektare, dipastikan sebanyak 250 hektare lahan persawahan gagal panen, karena tanaman terendam banjir dan tidak bisa diselamatkan.

Baca juga: Undaan Lor Waspada, Air Sungai Wulan Hampir Melimpas di Empat Titik Tanggul Ini

-Advertisement-

“Untuk area persawahan sebenarnya terendam semua. Tapi untuk lahan 250 hektare itu tidak bisa dipanen, karena tanaman bahkan tidak terlihat dan tertutupi oleh air. Sedangkan untuk sisanya masih bisa diselamatkan walaupun air juga menggenangi, tapi padi masih terlihat dan bisa dipanen,” bebernya kepada Betanews.id, Selasa (10/1/2023).

Jika ditotal, kata Qomar, total kerugian dari lahan sebanyak 250 hektare itu mencapai kurang lebih Rp 2,5 miliar. Angka tersebut termasuk modal awal mulai dari beli bibit hingga perawatan tanaman sebelum panen.

“Karena untuk tamanan padi di desa ini itu hampir tumbuh (bludak), tentunya biaya dari nol sampai perawatan dan kuli cukup banyak. Kalau saya pribadi yang juga mempunyai lahan persawahan, hitungan per satu hektarnya biaya kurang lebih Rp 10 juta untuk modal awal,” rinci Qomar saat ditemui di kantornya.

Ia juga menuturkan, tak hanya area persawahan saja yang terendam oleh banjir, namun air juga merendam area pemukiman warga Desa Undaan Lor. Tercatat ada 2.217 jiwa yang terdampak banjir dari 541 Kepala Keluarga (KK).

Baca juga: Terendam Banjir, 120 Hektare Lahan Pertanian di Desa Banget Kudus Terancam Gagal Panen

Pihaknya selaku pemdes menyebut, sudah mengambil langkah bagi warga terdampak dengan pengadaan posko dapur umum. Bantuan sembako seperti beras, telur, minyak, mi instan, sayuran, bumbu dapur juga diberikan kepada warganya yang terdampak banjir.

“Yang mensuplai semua logistik itu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus,” terangnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER