31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Terendam Banjir, 120 Hektare Lahan Pertanian di Desa Banget Kudus Terancam Gagal Panen

BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan hektare lahan persawahan di wilayah Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, diprediksi gagal panen lantaran dipenuhi genangan air yang setara dengan ketinggian padi yang sudah terlihat menguning. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Desa Banget Slamet Widodo, Rabu (4/1/2023).

Menurutnya, banjir yang menggenangi Desa Banget termasuk lahan pertanian itu terjadi sejak awal tahun 2023 ini. Bahkan, sebanyak 120 hektare lahan pertanian di sana bisa gagal panen karena air yang sampai saat ini belum ada penyusutan.

Warga mendistribusikan makanan untuk korban banjir. Foto: Kaerul Umam.

Baca juga: Dapur Umum Desa Banget Kewalahan Cukupi Makanan Ribuan Korban Banjir

-Advertisement-

“Kalau melihat kondisi di lapangan, menurut prediksi kami semua lahan pertanian gagal panen. Karena banyak yang kemarin sebenarnya sudah menunggu antara 5-10 hari sudah mulai panen tapi ternyata terendam air dan tidak bisa dipanen,” bebernya saat ditemui Betanews.id di pelataran Balai Desa Banget.

“Selain itu karena rendaman air ini sudah ada yang sampai 4 bahkan 5 hari terendam. Itu yang mengakibatkan padi menjadi busuk dan tidak bisa dipanen,” jelasnya.

Bahkan pihaknya saat ini belum bisa menaksir kerugian yang di alami warga yang 100 persen warganya mayoritas adalah petani. Meski begitu, ia selaku orang nomor satu di Desa Banget itu meminta bantuan dari pemerintah melalui dinas terkait dengan adanya bantuan untuk warganya.

Baca juga: 5 Desa di Kecamatan Kaliwungu Terendam Banjir, Camat : ‘Stok Makanan Sampai Saat Ini Masih Aman’

“Harapan kami, pemerintah bisa memberikan bantuan terhadap petani supaya bisa menanam kembali. Terutama kalau mungkin ada bantuan berupa bantuan bibit dan obat-obatan. Supaya para petani mungkin bisa sedikit terbantu,” harapnya.

Slamet merincikan, total ada sekitar 4.708 warga terdampak oleh banjir, terdiri dari 22 Rukun Tangga (RT) dan 4 Rukun Warga (RW). Dengan total laki-laki 2.438 orang, 2.270 perempuan, dan 320 balita.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER