31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Wacana Jalan Tol Lingkar Selatan Solo Dapat Penolakan dari 2 Bupati, Gibran Ajak Duduk Bareng

BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meninjau kembali wacana proyek jalur lingkar selatan Solo. Suami Selvi Ananda itu mempertimbangkan dampak jalur tersebut, bahkan ada penolakan dari daerah lain.

Oleh sebab itu, Gibran mengkaji kembali proyek tesebut lantaran hal itu melibakan kabupaten lain di sekitar Solo, termasuk daerah lain yang lebih menginginkan adanya jalan lingkar dan bukan tol.

“Ya mengko (nanti) dibicarakan sik (dengan bupati terkait). Ada Karanganyar dan Klaten,” kata Gibran ketika ditemui di Balai Kota Solo, Selasa (3/1/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Kinerja Gibran di Solo Dievaluasi PDIP, Bidang Infrastruktur Paling Disorot

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu membenarkan bahwa ada penolakan dari beberapa daerah lain terkait wacana pembangunan jalan lingkar selatan itu. Menurutnya, ia akan membicarakan lebih lanjut wacana itu dengan bupati sekitar.

“Iya, ya sik ya, nanti duduk bareng dulu,” ujarnya.

Perlu diketahui sebelumnya, Bupati Klaten Sri Mulyani menolak adanya wacana jalan lingkar timur-selatan Kota Solo. Proyek ini merupakan proyek pembangunan yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dengan adanya proyek tersebut, dampaknya akan mengurangi lahan persawahan di Kabupaten Klaten seluar 300 hektare. Karena penolakan tersebut, Gibran akan mengkaji dan melihat terlebih dahulu.

“Kita lihat urgensinya ya, delok wae (lihat saja) lah Solo ki wis hampir tidak bisa gerak, trafficnya stuck, ya itu urgensine itu. Jalur lingkar itu,” jelasnya.

Gibran menilai, bahwa jika dengan direalisasikannya wacana proyek jalan lingkar selatan Solo akan ampuh menghilangkan kemacetan. Di samping itu, jalann lingkar Solo juga akan mempermudah alur distribusi.

“Oh pasti (berdampak signifikan). Kemacetan hilang, distribusi barang lebih dipermudah. Itu trafic-nya di tengah kota tok. Muter,” katanya.

Baca juga: Berada di Lokasi Proyek Jalan Tol Solo-Jogja, Batu Yoni di Klaten Ini Tak Akan Dipindahkan

Sebelumnya, Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan, pembangunan jalan lingkar selatan Solo ini akan mengurangi lahan persawahan lagi. Ia memperkirakan, proyek ini akan memakan lahan persawahan di Klaten sebanyak 300 hektare.

“Kasihan anak cucu kita. Anak cucu kita nanti mau makan apa kalau sawah pertaniannya dipakai untuk tol terus,” kata Sri.

Tak hanya Sri Mulyani, penolakan juga dilontarkan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dengan alasan berpotensi mematikan perekonomian dilewati jalan tol tersebut.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER