BETANEWS.ID, KUDUS – Di sebuah acara gelar karya siswa yang diadakan di pelataran sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN) 3 Kudus terlihat stand unik yang memperlihatkan produk buatan siswa dengan teknologi berbasis internet. Teknologi itu berupa Internet of Things (IoT) yang berfungsi untuk berbagi data, remote control, hingga alat pendeteksi pencuri.
Ketua jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMKN 3 Kudus, Dwi Arinny menyampaikan, di acara tersebut para siswa jurusan TKJ menampilkan produk yang dibuat langsung oleh para siswa untuk penilaian. Produk-produk itu dibuat sesuai dengan pemberlakuan Kurikulum Merdeka yang ditindaklanjuti dan dipraktikkan oleh siswa.
Produk-produk itu berbasis internet sehingga bisa dioperasikan dari mana saja. Adapun produk-produk tersebut di antaranya lampu otomatis (light otomatik), smart garden, smart home, dan sensor gerak alarm.
Baca juga: SMKN 3 Kudus Adakan Gelar Karya, Produk yang Dipamerkan 100 Persen Karya Siswa
“Jadi sistem IoT ini sangat memudahkan kita di mana pun kita berada dengan menyiram tumbuhan misalnya secara otomatis dengan hanya menekan tombol on, maka air nantinya akan menyiram dengan sendiri,” katanya saat ditemui di acara gelar siswa SMKN 3 Kudus, Kamis (15/12/2022).
Produk yang dicontohkan itu adalah smart garden yang dibuat oleh anak didiknya yakni siswa kelas X jurusan TKJ. Menurutnya, meski produk itu dibuat sebagai penilaian akhir semester, tapi produk-produk yang dibikin nantinya akan dipasarkan secara luas. Pihaknya saat ini juga melayani pemasangan IoT untuk umum.
“Tentu saja nanti akan kami pasarkan juga untuk produk anak-anak. Sampai saat ini sebagian guru juga sudah ada yang menggunakan produk dari anak-anak,” tuturnya.
Baca juga: Siswa SMK Raden Umar Said Kudus Bersaing dengan Industri Gim Profesional
Dari beberapa produk yang dipamerkan, kata Arinny, ada produk unggulan yakni sensor gelar alarm yang secara otomatis mengetahui jika ada pencuri masuk ke dalam rumah.
“Untuk cara kerja sistem produk ini, ketika sensor mendeteksi adanya gerakan maka sensor akan mengeluarkan output high. Output tersebut yang akan diproses oleh Arduino dengan coding, sehingga alarm akan menyala,” tuturnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

