BETANEWS.ID, KUDUS – Forum Kamis Legen (Kalen) malam ini (14/12/2022) akan menyelenggarakan syukuran di Kebun Pecuk Pecukilan, Desa Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Syukuran ini diselenggarakan untuk sejarawan Kudus, DR Edy Supratno, yang telah berhasil meraih gelar Doktor dari Universitas Gajahmada.
Ketua Panitia acara syukuran, Ahmad Rosyidi menjelaskan, dalam acara ini nanti, DR Edy Supratno akan menyampaikan pidato ilmiah. Tema yang akan disampaikan dalam pidato ilmiahnya, yakni “Melacak Peradaban yang Hilang”.
“Selain itu juga akan ada penyampaian orasi budaya dan testimoni dari sejumlah pihak,” ujar Rosyidi kepada Betanews.id.
Baca juga: Edy Supratno Yakin, Djamhari Penemu Rokok Kretek dari Kudus Bukan Mitos
Acara syukuran ini, kata Rosyidi, akan dihadiri undangan dari sejumlah pihak. Dia mengungkapkan, pihak-pihak yang diundang di antaranya, anggota Forum Kalen, sejumlah dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Budaya Islam (STIBI) Syekh Jangkung Pati, pengelola Museum Kretek Kudus, dan sejumlah pihak lainnya.
Rosyidi menjelaskan, Edy Supratno adalah sejarawan yang telah banyak dikenal masyarakat Kudus. Edy juga pernah menerbitkan buku, yang satu di antaranya berjudul “Djamhari Penemu Kretek”. Selain seorang sejarawan, Edy saat ini juga merupakan Ketua STIBI Syekh Jangkung, dan juga anggota Forum Kalen.
“Sebelum dikenal sebagai sejarawan, Pak Edy dulu adalah seorang jurnalis di satu media lokal di Kudus. Selain itu, beliau juga pernah menjadi mengajar di UMK (Universitas Muria Kudus) untuk mata kuliah jurnalistik,” tutur Rosyidi.
Baca juga: Mengenal Forum Kalen, Komunitas Kaum Intelektual di Kudus
Rosyidi menambahkan, Forum Kalen adalah kelompok intelektual yang sering menggelar diskusi, utamanya tema filsafat dan budaya. Forum Kalen memiliki anggotanya berjumlah 11 orang. Para anggota memiliki latar belakang yang berbeda, ada yang dosen, guru, aktivis, seniman, dan lain sebagainya.
“Nah, kebetulan ada satu anggota Forum Kalen yang baru saja meraih gelar doktor di UGM. Forum Kalen memanfaatkan momentum ini untuk menggelar diskusi sekaligus syukuran,” ungkap Rosyidi.

